Kini, Kerajaan Mulawarman Muncul dan Hebohkan Sosial Media, Ogah Disamakan dengan Sunda Empire

Munculnya kerajaan baru di jagat media sosial membuat heboh warganet, kerajaan tersebut adalah Kerajaan Mulawarman. Ogah disamakan dengan Sunda Empire

Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Tangkap Layar Facebook Urang Koetai Bekerobok dan istimewa)
Foto pemimpin Kerajaan Mulawarman dan Raja Mulawarman yang memberikan gelar ke Fadli Zon 

Kini, Kerajaan Mulawarman Muncul dan Hebohkan Sosial Media, Ogah Disamakan dengan Sunda Empire

TRIBUNMADURA.COM - Munculnya kerajaan baru di jagat media sosial membuat heboh warganet, kerajaan tersebut adalah Kerajaan Mulawarman.

Kerajaan itu muncul ke media sosial setelah kemunculan Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire dan juga King of The King.

Dari beberapa foto itu tampak foto dari pimpinan Kerajaan Mulawarman.

Namun, pemimpin Kerajaan Mulawarman enggan kerajaannya disebut mirip dengan Sunda Empire.

Ia juga menunjukkan beberapa bukti yang menunjukkan legalitas dari Kerajaan Mulawarman.

Beberapa hari belakangan warga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah heboh dengan kemunculan sebuah kerajaan baru bernama Kerajaan Mulawarman di Muara Kaman, salah satu kecamatan di Kukar, Kalimantan Timur.

Awalnya, kerajaan tersebut diketahui dari sejumlah tangkapan layar foto yang tersebar di media sosial dan WhatsApp.

Raja Kutai Mulawarman di Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Iansyahrechza atau disapa Raja Labok, angkat bicara terkait tudingan kerajaan baru yang dinilai menyudutkan dirinya.

Labok mengatakan Kerajaan Kutai Mulawarman yang dia pimpin berbentuk perkumpulan sesuai SK Kementerian Hukum dan HAM.


Kerajaan Mulawarman
Kerajaan Mulawarman (Istimewa via Kompas.com)

Berdasarkan dokumen yang diberikan kepada Kompas.com ( TribunMadura.com network ), kelompok itu tercatat dengan nama "Perkumpulan Kerajaan Kutai Mulawarman" sesuai SK menteri hukum dan HAM nomor AHU-0067708.AH.01.07 Tahun 2016 tentang pengesahan pendirian badan hukum.

Perkumpulan itu berkedudukan di Kabupaten Kutai Kartanegara sesuai salinan akta nomor 02 tanggal 13 Juli 2016 yang diusulkan notaris Abdul Rafi'i di Kota Samarinda.

SK itu ditandatangani Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kemenkumham, Freddy Harris.

SK Kemenkumham Kerajaan Kutai Mulawarman.
SK Kemenkumham Kerajaan Kutai Mulawarman. ( )

Dokumen lain, nama Iansyahrechza juga tercatat sebagai Ketua Lembaga Adat Besar Kaltim periode 2011-2016 berdasarkan surat keterangan Kesbangpol Kaltim dengan nomor registrasi nomor 220.04.1.00.1100 sebagai organisasi masyarakat (Ormas).

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved