Breaking News:

Pabrik Narkoba Digerebek

Pabrik Narkoba Digerebek di Surabaya, Hasilkan Ganja Sintetis, Sasar Anak Muda dan Menengah Ke atas

Pria berinisial AR, satu diantara tiga tersangka peracik ganja sintetis yang dibekuk di Apartemen di Siwalankerto ngaku pengangguran sebelumnya

Kolase TribunMadura.com (Sumber: TribunMadura.com/Syamsul Arifin)
AR saat diamankan polisi, peracik ganja sintetis yang pabrik narkobanya digerebek 

Pabrik Narkoba Digerebek di Surabaya, Hasilkan Ganja Sintetis, Sasar Anak Muda dan Menengah Ke atas

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pria berinisial AR, satu diantara tiga tersangka peracik ganja sintetis yang dibekuk di Apartemen di Siwalankerto mengaku sebelumnya dia bersama koleganya berstatus pengangguran. 

Mereka mendapat zat kimia tersebut dari orang yang disebut Bos yang kini ditetapkan sebagai DPO.

Dia mendapat upah Rp 100 ribu per packingnya oleh Bos sendiri. 

Bersama tiga temannya AR menjelaskan proses pembuatan ganja sintetis itu.

Kita produksinya dimasak dulu alkohol sama zat pewarna dan perasa lalu diaduk rata dan dimasukkan ke pemyemprot lalu disemprotkan ke tembakaunya," ujar dia, Jumat, (7/2/2020). 

Ramalan Zodiak Jumat 7 Februari 2020 : Taurus Isyarat Berubah Cepat, Libra Saatnya Ambil Keputusan

Kemudian tembakau yang sudah digelar setelah itu dicampur diaduk lagi sampai tiga hari sudah siap diedar.

Dan disebarkan melalui medsos Line dan Instagram. 

"Saya yang menerima order. 

Saya digaji 100 ribu per packing.

Packing besar kecil.

Dimasak di sini, tembakau gayo jenisnya.

Bahan kimianya dari bos saya," sambung AR. 

Menetap sejak bulan Oktober di apartemen yang terletak di Siwalankerto, ternyata AR dan komplotannya berpindah-pindah tempat yang sebelumnya menetap di salah satu Hotel di Jalan A. Yani, Surabaya

Adapun pemesan, masih kata AR didominasi oleh kalangan anak muda. "Menengah ke atas anak muda juga," pungkasnya. 

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved