Berita Sumenep

Polres Sumenep Musnahkan Ratusan Knalpot Brong, Pengendara Diimbau Patuhi Aturan di Jalan Raya

Ratusan knalpot brong itu hasil sitaan Polres Sumenep sejak Desember 2019 - Februari 2020.

Polres Sumenep Musnahkan Ratusan Knalpot Brong, Pengendara Diimbau Patuhi Aturan di Jalan Raya
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi saat memotong knalpot brong di halaman Mapolres Sumenep, Senin (10/2/2020). 

Ratusan knalpot brong itu hasil sitaan Polres Sumenep sejak Desember 2019 - Februari 2020

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Polres Sumenep memusnahkan sedikitnya 162 knalpot brong di halaman Mapolres Sumenep, Senin (10/2/2020).

Ratusan knalpot brong itu hasil sitaan Polres Sumenep sejak Desember 2019 - Februari 2020.

Ratusan knalpot dengan suara nyaring itu dimusnahkan dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian dengan menggunakan mesin pemotong besi.

Peserta yang Lulus Passing Grade Tes SKD CPNS 2019 Belum Tentu Bisa Ikut Tes SKB, Begini Hitungannya

Kisah Pilu Suami Madura Ditinggal Kabur Istri setelah 3 Hari Nikah, Tragedi Berawal saat ke Penjahit

Peserta CPNS 2019 di Pamekasan Diminta Bawa KTP Asli saat Tes SKD, Antisipasi Joki dan Kecurangan

"Dari bulan Desember 2019 - Februari 2020, kita sudah melakukan penindakan sebanyak 162 kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong," kata Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi.

AKBP Deddy Supriadi menegaskan, selalu siaga untuk melakukan penindakan kendaraan yang sifatnya melakukan pelanggaran kendaraan bermotor.

"Yang paling menonjol pelanggaran kendaraan bermotor adalah menggunakan knalpot brong," katanya.

AKBP Deddy Supriadi menuturkan, knalpot brong itu dapat mengganggu ketertiban umum.

Karenanya, ia berharap agar pengendara motor dapat mengikuti aturan dalam UU Nomer 22 Tahun 2009 angkutan jalan raya.

"Setiap kendaraan bermotor wajib mengikuti spesifikasi kendaraan bermotor yang sudah ditentukan," katanya.

Dari 162 sepeda mootor dengan knalpot brong itu, baru ada 34 kendaraan sudah keluar karena sudah selesai proses sidangnya.

"Untuk sisa lainnya ini masih menunggu proses persidangan," tegasnya.

Pelayan Warung Kopi ini Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Kemaluan Diremas Pelanggan Sesama Pria

Ungkap Pengakuan Mengejutkan soal Urusan Ranjang, Suami di Pasuruan Jual Istri ke Teman-Temannya

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved