Berita Sumenep

Ratusan Motor Tak Sesuai Standar Disita Polisi, Pemilik Wajib Penuhi Syarat ini Jika Ingin Mengambil

Sebanyak 162 unit sepeda motor yang tidak penuhi standar layak jalan disita Polres Sumenep.

Ratusan Motor Tak Sesuai Standar Disita Polisi, Pemilik Wajib Penuhi Syarat ini Jika Ingin Mengambil
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi saat memusnahkan knalpot brong, Senin (10/2/2020). 

Sebanyak 162 unit sepeda motor yang tidak penuhi standar layak jalan disita Polres Sumenep

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sebanyak 162 unit sepeda motor yang tidak penuhi standar layak jalan dipamerkan di halaman Mapolres Sumenep, Senin (10/2/2020).

Ratusan sepeda motor itu merupakan sitaan Polres Sumenep sejak Desember 2019 - Februari 2020.

Kebanyakan, motor itu disita karena memakai knalpot brong dan tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan saat menggunakannya.

Peserta yang Lulus Passing Grade Tes SKD CPNS 2019 Belum Tentu Bisa Ikut Tes SKB, Begini Hitungannya

Polres Sumenep Musnahkan Ratusan Knalpot Brong, Pengendara Diimbau Patuhi Aturan di Jalan Raya

Kisah Pilu Suami Madura Ditinggal Kabur Istri setelah 3 Hari Nikah, Tragedi Berawal saat ke Penjahit

Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi saat memotong knalpot brong di halaman Mapolres Sumenep, Senin (10/2/2020).
Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi saat memotong knalpot brong di halaman Mapolres Sumenep, Senin (10/2/2020). (TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA)

Pantauan TribunMadura.com di halaman Mapolres Sumenep, sepeda motor berbagai jenis berjajar rapi untuk menunggru proses persidangan.

"Syarat untuk mengambil kendaraan tersebut, harus menunjukkan surat STNK, BPKB, dan menunjukkan hasil sidangnya," kata Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi.

AKBP Deddy Supriadi menuturkan, knalpot brong itu dimusnahkan dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian dengan menggunakan mesin pemotong besi.

"Dari bulan Desember 2019 - Februari 2020, kita sudah melakukan penindakan sebanyak 162 kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong," kata dia.

"Yang paling menonjol pelanggaran kendaraan bermotor adalah menggunakan knalpot brong," katanya.

Peserta CPNS 2019 di Pamekasan Diminta Bawa KTP Asli saat Tes SKD, Antisipasi Joki dan Kecurangan

Inilah Hitungan Jumlah Peserta yang Boleh Ikut Tes SKB setelah Lulus Passing Grade Tes SKD CPNS 2019

AKBP Deddy Supriadi menuturkan, knalpot brong itu dapat mengganggu ketertiban umum.

Karenanya, ia berharap agar pengendara motor dapat mengikuti aturan dalam UU Nomer 22 Tahun 2009 angkutan jalan raya.

"Setiap kendaraan bermotor wajib mengikuti spesifikasi kendaraan bermotor yang sudah ditentukan," katanya.

Dari 162 sepeda mootor dengan knalpot brong itu, baru ada 34 kendaraan sudah keluar karena sudah selesai proses sidangnya.

"Untuk sisa lainnya ini masih menunggu proses persidangan," tegasnya.

Ungkap Pengakuan Mengejutkan soal Urusan Ranjang, Suami di Pasuruan Jual Istri ke Teman-Temannya

Inilah Hitungan Jumlah Peserta yang Boleh Ikut Tes SKB setelah Lulus Passing Grade Tes SKD CPNS 2019

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved