Nelayan Sarkak Sumenep Protes Batas Laut

Nelayan Sarkak Sumenep yang Nekat Lewati Batas Laut, Bakal Ditindak Polisi, Begini Penjelasannya

Kasat Polair Polres Sumenep, Iptu Agung Widodo menyatakan bagi nelayan yang ngotot melakukan aktifitasnya di luar batas zonasi akan ditindak

Nelayan Sarkak Sumenep yang Nekat Lewati Batas Laut, Bakal Ditindak Polisi, Begini Penjelasannya
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Polisi saat menanggapi tuntutan nelayan sarkak Sumenep 

Nelayan Sarkak Sumenep yang Nekat Lewati Batas Laut, Bakal Ditindak Polisi, Begini Penjelasannya

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasat Polair Polres Sumenep, Iptu Agung Widodo menyatakan secara tegas bagi nelayan yang ngotot melakukan aktifitasnya di luar batas zonasi yang sudah ditetapkan untuk melakukan penindakan secara hukum.

"Kalau itu diluar jalur kita akan tindan, pertama tegur mungkin dan kalau itu tidak bisa kita terpaksa menggunakan jalur hukum," kata Iptu Agung Widodo saat ditemui di kantor Kecamatan Dungkek, Sumenep, Selasa (11/2/2020).

Namun kata Agung Widodo, jika nelayan manapun di Sumenep tetap beraktifitas di jalur yang benar, maka yang jelas tidak akan ditindak sembarangan.

"Harapan kami, masalah ini yang sudah bertahun - tahun dan informasi masyarakat bahwa rajungan hanya ada di tempat itu.

Kenapa hanya sebagian kecil ini beralih ke bubu atau jaring," katanya.

Agung Widodo menceritakan, jika di Kecamatan Talango dulu mayoritas warganya menggunakan alat tangkap sarkan dan saat ini sudah berubah ke bubu dan jaring.

"Mudah - mudahan masyarakat bisa sadar dengan manfaat dan kegunaannya.

Manfaat biota laut itu benar - benar sangat penting untuk kegunaan berikutnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved