Berita Sumenep

Heboh Beras Plastik di Sumenep, Dinas Sosial Sumenep Beber Hasil, Patahkan Isu Beras Plastik

Hasil uji yang pertama kata Mohammad Iksan, yakni dari segi keamanan dan mutu pangan beras BPNT ini memenuhi persyaratan untuk dikonsumsi.

Heboh Beras Plastik di Sumenep, Dinas Sosial Sumenep Beber Hasil, Patahkan Isu Beras Plastik
kanchiorganicfarms.com
ilustrasi beras 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Beberapa waktu lalu, sempat heboh dan viral dugaan beras plastik di Kabupaten Sumenep, tepatnya di Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa atau Pulau Kangean.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sudah melakukan uji Laboratorium sampel beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) itu sebelumnya, yakni pada Dinas Pertanian Provinsi Jatim untuk diteruskan pada beberapa lembaga untuk di uji dan hari hasilnya diumumkan.

"Hasil yang kami dapat ada tiga macam," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, Mohammad Iksan, Jumat (14/2/2020).

Hasil uji yang pertama kata Mohammad Iksan, yakni dari segi keamanan dan mutu pangan beras BPNT ini memenuhi persyaratan untuk dikonsumsi.

"Memenuhi persyaratan untuk dikonsumsi, karena tidak terdeteksi mengandung unsur plastik," jelasnya.

Untuk kesimpulan hasil kedua katanya, Mohammad Iksan menyatakan beras itu tidak mengandung Alfatoksin.

"Kedua beras BPNT tidak mengandung Alfatoksin, disimpulkan dari hasil uji alfatoksin di PT Angler Diaho Lab," jelasnya.

Selanjutnya hasil uji ke tiga kanya, sampel beras tersebut termasuk kelas mutu premeum, sesuai peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomer 31 tahun 2017.

"Ini hasil yang saya terima, tidak saya tambah dan tidak saya kurang. Jadi ini untuk menjawab pada masyarakat terhadap keresahan pada beras yang ditengarai atau diduga mengandung plastik," katanya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved