Berita Sumenep

Pengusaha Dilarang Menjual Knalpot Brong Secara Bebas, Tindakan Tegas Menanti Jika Melanggar

Polres Sumenep, Madura ini terus memburu pengendara sepeda motor yang memasang knalpot brong di wilayahnya.

Pengusaha Dilarang Menjual Knalpot Brong Secara Bebas, Tindakan Tegas Menanti Jika Melanggar
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Oscar S Setjo. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Polres Sumenep, Madura ini terus memburu pengendara sepeda motor yang memasang knalpot brong di wilayahnya.

Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Oscar S Setjo menegaskan, jika kedepan dilarang keras bagi pelaku usaha menjual bebas knalpot brong yang tidak sesuai standard SNI.

"Ini larangan bagi pelaku usaha menjual bebas knalpot brong, kecuali kepada pengendara pemegang Kartu Izin Start (KIS) balap," kata AKP Oscar S Setjo, Jumat (14/2/2020).

Pengecualian ini katanya, dalam hal ini pengendara yang merupakan pembalap di sirkuit atau akan mengikuti kejuaraan.

"Apalagi knalpot brong ini dijual bagi pengendara yang masih di bawah umur yang tujuannya untuk sekadar mencari sensasi dan aksi di jalan raya, dan yang akan membahayakan. Dan ini sangat mengganggu pengguna jalan yang lain," tandasnya.

Jika nanti bagi pelaku usaha tetap melanggar, maka pihaknya menyatakan akan melakukan tindakan tegas.

"Bagi yang melanggar, maka sesuai dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yakni, Pasal 204, 205 dan 503," tegasnya.

Ditanya ada berapakah pelaku usaha knalpot brong di Sumenep yang sudah tercatat dan dilakukan peringatan, Oscar S Setjo tidak bisa memberikan penjelasan lebih jauh dan hingga berita ini ditulis konfirmasi lewat pesan WhatsApp juga tidak dibalas.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved