Breaking News:

Bioskop Pertama Pamekasan Dibuka

Prasasti Peresmian Bioskop Kota Cinema Mall Tuai Kontroversi, Catut Tanda Tangan Bupati Pamekasan

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam merasa dirugikan mengenai tanda tangannya yang dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab di sebuah prasasti.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: istimewa dan Kuswanto Ferdian)
Prasasti yang viral di media sosial terkait peresmian Gedung Bioskop Kota Cinema Mall Pamekasan yang mencatut tanda tangan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam tanpa izin. 

"Iya itu hoax, saya gak pernah tandatangan.

Itu tanda tangan palsu. Bukan tanda tangan saya," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Jumat (14/2/2020).

"Bahkan ada yang memberi informasi ke saya, ada orang ngirim lalu diviralkan begitu.

Kemudian ada yang bilang kenapa gak dituntut? masak saya mau nuntut media sosial? Saya malah gak jadi kerja nantinya, sementara masyarakat butuh pelayanan," ujarnya menjelaskan.

Politisi Partai PKB itu juga menegaskan, viralnya prasasti yang beredar di media sosial tersebut, hingga sekarang dirinya merasa belum pernah melakukan tanda tangan.

Bahkan dia mengaku mendengar informasi, kalau prasasti tersebut sengaja disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab di tengah maraknya timbul pro kontra terkait berdirinya Gedung Bioskop Kota Cinema Mall di Pamekasan.

"Informasinya juga, prasasti tersebut dikirim oleh seseorang untuk ditandantangani sudah jadi ke tempat pemesanan itu," ucapnya.

Tidak hanya itu, Baddrut Tamam mengaku, sampai sekarang dirinya belum menerima undangan peresmian apa pun terkait akan dibukanya Gedung Bioskop Kota Cinema Mall Pamekasan tersebut.

"Sampai sekarang undangan mengenai peresmiannya saja belum nerima. Saya juga belum pernah tahu isinya Kota Cinema Mall itu apa? Terus kemudian belum pernah bertemu dengan pemiliknya," ungkapnya.

"Terus kemudian, ini tiba-tiba ramai pro kontra. Artinya apa, di Pamekasan ini, saya sering tidak paham terhadap beberapa hal yang terjadi di kita," tegasnya.

"Seakan-akan timbulnya pro dan kontra ini malah Bupati yang disalahkan," tambahya.

Lebih lanjut, Baddrut Tamam berjanji akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik KCM Pamekasan itu.

Rencana pemanggilan tersebut kata dia, untuk mencari jalan tengah dan akan berdiskusi perihal timbulnya pro kontra mengenai akan dibukanya Kota Cinema Mall tersebut.

"Saya tetap akan mengikuti aturan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved