Pria Telanjangi Wanita Madura

Usai Viral Kasus Pria Telanjangi Wanita, Polres Sampang Imbau Warga Tidak Sebarkan Konten Porno

Polres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo menghimbau kepada masyarakat Sampang, madura agar lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos).

Usai Viral Kasus Pria Telanjangi Wanita, Polres Sampang Imbau Warga Tidak Sebarkan Konten Porno
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo, Jumat (17/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Polres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo menghimbau kepada masyarakat Sampang, madura agar lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos).

Jika tidak, pihaknya tidak segan-segan untuk meringkus dan menjebloskannya kedalam jeruji besi.

Hal itu ditegaskannya setelah wilayahnya digegerkan oleh video viral seorang lelaki menelanjangi seorang perempuan di pinggir jalan raya depan salah satu kantor instansi pemerintah Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, Semua pengguna aplikasi media sosial, khususnya di Sampang wajib mematuhi ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

"Undang-undang tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang telah dirubah dan ditambah sebagaimana Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomer 11 tahun 2008," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (14/2/2020).

Sehingga, pengguna Medsos dilarang mengirim atau membagikan konten-konten video maupun gambar pornografi serta video atau gambar ujaran kebencian (Hate Speech) yang bertujuan untuk menghasut dan menyulut kebencian terhadap individu atau kelompok masyarakat.

"Termasuk juga konten yang mengandung penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, provokasi, penghasutan, dan semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial di kawasan Kabupaten Sampang," ucap Didit Bambang Wibowo.

Ia menambahkan, Polres Sampang dan Polsek jajaran tidak akan segan-segan menjerat oknum yang akan merusak kondusifitas Kamtibmas Kabupaten Sampang tersebut dengan Undang-Undang yang berlaku.

"Ingat bahwa jarimu adalah harimaumu” tegasnya.

Sementara untuk kasus video viral yang sudah terjadi kemarin, AKBP Didit Bambang Wibowo menyampaikan, sudah memerintahkan seluruh anggota jajaran Polres Sampang untuk mengusut tuntas para pelaku penyebar video tersebut.

"Anggota yang kami kerahkan adalah Satreskrim Polres Sampang dan para Kanit Reskrim Polsek," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved