Breaking News:

Berita Surabaya

Berawal dari Chat WhatsApp 'P' Lalu Dibalas 'Opo', Malah Berujung Bogem Mentah, Parang Jadi Bukti

Bermula dari pesan chatting via WhatsApp P yang hanya dibalas menggunakan kata opo, pemuda ini didatangi oleh kedua temannya.

Kolase TribunMadura.com (Sumber: Syamsul Arifin dan WhatsApp)
Dua terdakwa Ahmad Suyuti dan Johan Gunawan saat jalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, (18/2/2020). 

Berawal dari Chat WhatsApp 'P' Lalu Dibalas 'Opo', Malah Berujung Bogem Mentah, Parang Jadi Bukti

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Hanya karena salah paham, dua pemuda ini pemuda ini nekat hajar temannya.

Bermula dari pesan chatting via WhatsApp P yang hanya dibalas menggunakan kata opo, pemuda ini didatangi oleh kedua temannya.

Tanpa aba-aba, pemuda ini langsung dihajar.

Tak hanya itu, terdakwa juga membawa parang saat melakukan aksinya.

Hanya gegara membalas pesan WhatsApp P, dengan dibalas "opo" seorang penjaga warung Much. Faisal mendapat bogem mentah oleh temannya sendiri.

Daftar Harga iPhone dan Rekomendasi iPhone Turun Harga, Mulai iPhone 7, iPhone 8 Hingga iPhone 11

Tak hanya Faisal dia bersama temannya Septian Nur Rahman hampir dibacok. 

Kejadian ini bermula pada Oktober silam.

Dimana Dua pemuda Ahmad Suyuti dan Johan Gunawan hanya tertunduk saat korban Faisal membeberkan kronologinya.

Dia mengaku bahwa dua terdakwa yang juga temannya ini hanya salah menerima balasan chatnya yang dikira menantang mereka. 

Halaman
12
Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved