Breaking News:

Rekrutmen CPNS 2019 di Madura

Peserta Tes SKD CPNS Diminta Tak Percaya Oknum yang Bisa Meloloskan Tes

Peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS diminta tidak mempercayai oknum-oknum yang menjanjikan bisa meloloskan tes, terlebih yang meminta imbalan

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Peserta tes SKD CPNS di Pamekasan saat melakukan administrasi di Kantor BKPSDM Pamekasan sebelum memasuki ruangan tes, Selasa (18/2/2020). 

Peserta Tes SKD CPNS Diminta Tak Percaya Oknum yang Bisa Meloloskan Tes

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS diminta tidak mempercayai oknum-oknum yang menjanjikan bisa meloloskan tes, terlebih yang meminta imbalan tertentu. 

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono kepada TribunMadura.com, Selasa (18/2/2020).

Totok Hartono mengatakan, pelaksanaan seleksi CPNS di Kabupaten Pamekasan murni menggunakan computer assist test (CAT) yang transparan dan bebas dari campur tangan pihak-pihak tertentu.

“Jangan sampai percaya pada oknum yang bilang bisa meloloskan tes CPNS, itu hoax," kata Totok Hartono.

"Semuanya menggunakan CAT fisik. Kita bersih, transparan. Bahkan setelah tes selesai, perserta keluar, lalu bisa langsung melihat hasil nilainya, dan itu bisa dilihat siapapun hasilnya,” sambungnya.

Daftar Harga iPhone dan Rekomendasi iPhone Turun Harga, Mulai iPhone 7, iPhone 8 Hingga iPhone 11

Selain itu, Totok Hartono juga mengutarakan, SKD CPNS Pemkab Pamekasan, formasi Tahun 2019 ini sudah digelar dan sudah berlangsung empat hari.

Kata dia, tes SKD ini akan berlangsung selama 11 hari, dimulai dari 15 Februari hingga 26 Februari 2020.

Seleksi itu diikuti 5.742 peserta yang telah dinyatakan lolos administrasi.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved