Breaking News:

Nasib Sial Ojek Online dari Malang Antar Penumpang ke Tujuan, Pelaku Pinjam Ponsel Lalu Bawa Kabur

Nasib apes dialami oleh Arif Tri Cahyono (46), warga Jalan Tegal Mapan Perum Permata Residance, Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA
ilustrasi pencurian ponsel 

Nasib Sial Ojek Online dari Malang Antar Penumpang ke Tujuan, Pelaku Pinjam Ponsel Lalu Bawa Kabur

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Nasib apes dialami oleh Arif Tri Cahyono (46), warga Jalan Tegal Mapan Perum Permata Residance, Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Pasalnya ponsel Samsung Galaxy M 30 seharga Rp 2,4 juta miliknya raib dibawa kabur oleh penumpang yang diantarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunJatim.com, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (20/2/2020) sekitar pukul 13.00.

Saat itu korban yang berprofesi sebagai pengendara ojek online mendapatkan orderan mengantar seorang penumpang dari Lapangan Rampal menuju ke RST Dr. Soepraoen Malang.

VIRAL Cewek Asal Malang Rias Selingkuhan Mantan Pacar: Hubungan 5 Tahun Kandas Dibayar Ngerias

Warga Malang Ditemukan Tewas di Ladang Cabai, Leher Terluka hingga Paru-Paru Tertembus Peluru

Manuver Sanusi di Pilkada Malang, Dapat Rekomendasi dari PDIP dan Keluar dari PKB

Namun saat sampai di tujuan, penumpang yang diantarnya itu tidak turun tetapi malah menyuruh korban mengantarkannya ke Jalan S Supriadi Gang 7.

Sesampai di tempat tersebut, penumpang yang juga pelaku itu turun dan masuk ke dalam gang dan meminta agar korban menunggunya.

Tak berselang lama, pelaku keluar dari gang dan mengatakan kepada korban jika rumah temannya tutup.

Pelaku pun kemudian menghubungi temannya tersebut namun tidak bisa dengan alasan ponsel pelaku baterainya mati.

Lantas pelaku meminjam hp korban untuk menghubungi temannya dan kemudian kembali masuk ke dalam gang.

Korban pun mengiyakan dan tidak menaruh sama sekali curiga terhadap pelaku.

Namun setelah ditunggu hingga lima menit, pelaku tak kunjung kembali, korbanpun mulai merasa curiga dan mengecek pelaku yang masuk gang.

Ternyata pelaku sudah tidak ada sama sekali di lokasi dan baru sadar bahwa ia menjadi korban kejahatan.

Ia pun akhirnya melaporkan apa yang dialaminya itu ke Mapolsek Sukun.

Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni membenarkan kejadian tersebut.

"Iya memang benar telah terjadi kasus kejahatan tersebut. Saat ini petugas dari Polsek Sukun masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hal itu," tandasnya.

Penulis : Kukuh Kurniawan

Editor : Sudarma Adi

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved