Polisi Gerebek Home Industry Obat Kuat Ilegal di Surabaya, Ciduk 3 Pekerja & Sita Tepung Herbal

Ditreskoba Polda Jatim menggerebek lokasi pembuatan obat kuat ilegal home industry di rumah di Jalan Babatan Pilang Selatan Surabaya.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Direktur Resnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Cornelis Maharagung Simanjuntak ditemani Wakil Direktu Resnarkoba Polda Jatim AKBP Nasriadi, dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko 

Polisi Gerebek Home Industry Obat Kuat Ilegal di Surabaya, Ciduk 3 Pekerja & Sita Tepung Herbal

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ditreskoba Polda Jatim menggerebek lokasi pembuatan obat kuat ilegal home industry di rumah di Jalan Babatan Pilang Selatan, RT 04, RW 05, No G1-11, Wiyung, Surabaya, Senin (24/2/2020).

Petugas berhasil mengamankan tiga orang, satu diantaranya adalah pemilik atau pengelola. Sedangkan, dua orang lainnya adalah pekerja.

Praktik home industry itu ternyata sudah berlangsung kurun waktu dua tahun.

Selain mengamankan, tiga orang pelaku yang menjalankan bisnis tersebut, polisi juga mengamankan, bahan baku pembuatan obat.

Remaja Berduaan di Kamar Kos, Ngaku Cuma Ciuman dan Main Nakal, Digerebek Satpol PP

Asyik Pesta dan Ngefly, Keasyikan Mereka Buyar Saat Polisi Datang Menggerebek, Sabu jadi Bukti

Tujuh Pasangan Bukan Suami Istri Digerebek di Kamar Kos, Satu Pasangan Masih Anak Sekolah

Diantaranya, serbuk Sildenafil Sitrat dan tepung herbal. Dua jenis bahan baku itu dikemas dalam wadah karung ukuran 60 kilogram.

Kepada polisi, pelaku mengaku memperoleh pasokan bahan baku itu dari seorang rekan yang tinggal di Jakarta.

Menurut Direktur Resnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Cornelis Maharagung Simanjuntak, selain meracik bubuk obat kuat, mereka juga mengemas racikan bubuk itu kedalam kemasan plastik sachetan.

Saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah berukuran 8 x 15 meter itu, petugas berhasil menyita 60 kardus berukuran besar berisi obat kuat siap edar.

Ada juga sejumlah bahan baku lain dalam jumlah besar dan beberapa alat peracik yang disimpan pelaku di sebuah rumah beralamat H1-18 yang tak jauh dari rumah lokasi awal yang digerebek petugas.

"Dia buat merek sendiri, jenisnya obat kuat, merek sendiri. Tapi ada merek. Ada Gatotkaca, Kingkobra, berbagai macam nama," katanya pada awak media di lokasi.

Cornelis menambahkan, obat kuat itu dijual ke beberapa lokasi di kawasan Jatim.

Pelaku menjual racikan obat kuat itu kepada pembeli berbasis pesanan.

Setelah barang jadi, pelaku lantas mengirimnya melalui jasa antar barang ekspedisi, kepada calon pembeli perseorangan.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved