Hakim Vonis Bui 20 Tahun ke Sugeng 'si Pemutilasi' Santoso, Penasihat Hukum Langsung Pilih Banding

Hakim Vonis Bui 20 Tahun ke Sugeng 'si Pemutilasi' Santoso, Penasihat Hukum Langsung Pilih Banding.

Hakim Vonis Bui 20 Tahun ke Sugeng 'si Pemutilasi' Santoso, Penasihat Hukum Langsung Pilih Banding
TRIBUNMADURA.COM/AMINATUS SOFYA
Ketua Tim Penasihat Hukum Sugeng Santoso, Iwan Kuswardi, ketika ditemui setelah persidangan 

Hakim Vonis Bui 20 Tahun ke Sugeng 'si Pemutilasi' Santoso, Penasihat Hukum Langsung Pilih Banding

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Tim penasihat hukum Sugeng Santoso akan mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim di Pengadilan Negeri Malang.

Sugeng diputus bersalah dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

“Terhadap putusan hakim, tim penasihat hukum akan mengajukan upaya hukum banding dalam waktu secepatnya,” ujar ketua tim penasihat hukum Sugeng, Iwan Kuswardi, Rabu (26/2/2020).

Ketua LBH Peradi Malang Raya itu mengatakan pertimbangan hakim mirip dengan surat tuntutan yang disusun oleh jaksa.

Kepasrahan Sugeng si Pemutilasi Santoso Saat Hakim PN Malang Vonis Bui 20 Tahun, Bilang Menerima

Demi Bisa Bawa Kabur Motor & Ponsel, Wanita Muda asal Malang Ini Rela Ditiduri Korban di Rumahnya

Cara Beda Mencuri Wanita Muda asal Malang, Ajak si Pria Minum Sampai Mabuk, Motor Bisa Dibawa Kabur

Pertimbangan itu tidak memberi porsi terhadap hasil visum et repertum yang menyebut kematian perempuan tanpa identitas itu tidak dapat diketahui karena pembusukan lanjut.

Selain itu, hasil visum juga mengatakan leher korban dipotong post mortem alias meninggal lebih dulu.

“Bagaimana dikatakan Sugeng membunuh dengan cara menggorok padahal hasil visum disebutkan dipotong post mortem?,” kata Iwan.

Vonis 20 tahun penjara kepada Sugeng lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang ingin pria asal Jodipan, dihukum seumur hidup.

Kasus mutilasi yang dilakukan Sugeng menggegerkan publik Malang pada 14 Mei 2019. Saat itu, pedagang di Pasar Besar menemukan potongan tubuh manusia tercecer di bawah anak tangga eks Gedung Matahari.

Dua hari setelahnya, polisi menangkap Sugeng dan menetapkan dia sebagai tersangka.

Penulis : Aminatus Sofya

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved