Breaking News:

Polisi Tembak Pelaku Kejahatan

Tiga Begal yang Ditembak Mati Polisi di Surabaya, Saat Beraksi Bawa Bekal Sajam, Bom Ikan dan Pistol

Polisi membuka identitas ketiga pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan warga kota Surabaya.Ketiganya berasal dari Pasuruan dan beraksi di Surabaya

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya (tengah),AKBP Sudamiran didampingi Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ardian (kanan) menunjukkan tersangka dan barang bukti 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polisi membuka identitas ketiga pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan warga kota Surabaya.

Ketiganya berasal dari Pasuruan dan kerap melakukan aksinya di Surabaya.

Mereka adalah komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor dan begal.

Saat beraksi, ketiganya menggunakan sebuah mobil Xenia bernopol N 1571 EB hitam mencari sasaran di Surabaya.

"Berangkat dari Pasuruan lalu berkeliling mencari sasaran menggunakan mobil sarana,"kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Rabu (26/2/2020).

Suami Posesif, Hajar Istri Setiap Facebook Istrinya Dapat Like, Kerap Disiksa Hingga Wajah Rusak

Saat beraksi ketiga tersangka itu membakali diri dengan senjata berupa pisau penghabisan, bom ikan atau bondet dan sebuah pistol.

Aksi mereka pun harus terhenti ditangan unit Jatanras Satreskrim Polrstabes Surabaya.

Ketiganya disergap di Jalan Panjang Jiwo setelah polisi lebih dulu menangkap tiga penadah motor curian pada 20 Februari lalu, yakni Tono, Jafar Sodiq dan Fahmi Romadhoni asal Pasuruan.

"Kami mendapat informasi jenis kendaraan yang digunakan para pelaku kejahatan asal Pasuruan itu. Berbekal informasi tersebut, tim opsnal Jatanras melihat mobil tersebut melintas di seputar jalan Panjang Jiwo Surabaya. Disitulah kami melakukan penyergapan," sebut Sudamiran.

Fadhilah atau Keutamaan Puasa Rajab 10 Hari Penuh, Berikut Niat Puasa Rajab dan Amalan Sunnah

Saat dihentikan, ketiga tersangka justru turun dari mobil namun tak menyerah.

Mereka mengacungkan dua pisau penghabisan, dan pistol kearah petugas.

"Kami langsung lakukan tindakan tegas terukur sesuai dengan pertimbangan keselamatan anggota," tambah Sudamiran.

Ketiga pelaku yang dikirim ke akhirat itu masing-masing bernama Bambang, Wiwid dan Widodo.

"Mereka asal Malang dan Pasuruan. Untuk identitas masih kami dalami karena hanya satu orang yang bawa KTP saat beraksi. Untuk tersangka BB (Bambang) merupakan residivis kasus pembunuhan di Polresta Malang," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved