Breaking News:

Hari Keempat Puasa Rajab, Berikut Menu Buka Puasa ala Rasulullah di Bulan Rajab yang Penuh Berkah

Puasa Rajab baiknya diikuti dengan amalan-amalan lain agar penuh keberkahan. Salah satunya bisa dengan berbuka puasa berdasar anjuran Rasulullah SAW.

freepik.com
Ilustrasi - Menu buka puasa ala Rasulullah SAW untuk puasa di bulan Rajab 

TRIBUNMADURA.COM - Hari ini, Jumat 28 Februari 2020, merupakan hari keempat di bulan Rajab dan sunnah hukumnya melaksanakan puasa Rajab.

Jika mungkin sebelumnya menu puasa kamu itu-itu saja, di hari keempat ini tak ada salahnya untuk mencoba berbuka dengan menu buka puasa ala Rasulullah SAW.

Selain menyehatkan, tentunya juga akan membawa berkah

Yuk cari tahu menu buka puasa ala Rasulullah SAW di bawah ini!

Niat Puasa Senin Kamis di Bulan Rajab, Doa Buka Puasa, Manfaat & Keutamaannya: Dibukakan Pintu Surga

Di bulan Rajab ini fadhilah atau keutamaan bagi seorang muslim yang menjalankan puasa Rajab sangat besar.

Bahkan, jika genap 10 hari penuh menjalankan puasa Rajab, maka akan dikabulkan segala permintaannya.

Selain itu, setiap satu hari dalam melakukan puasa Rajab, pahalanya sama dengan puasa dalam sebulan.

Sangat dianjurkan untuk melaksanakan 10 hari puasa Rajab.

Ilustrasi - Menu buka puasa ala Rasulullah untuk puasa di bulan Rajab
Ilustrasi - Menu buka puasa ala Rasulullah untuk puasa di bulan Rajab (freepik.com)

Dikutip dari TribunJogja.com (grup TribunMadura.com ), puasa Rajab tentunya diikuti dengan amalan-amalan lain agar penuh keberkahan. Salah satunya bisa dengan berbuka puasa berdasar anjuran Rasulullah SAW. 

Nah, berikut menu berbuka puasa ala Rasulullah yang dijamin baik dan sehat dan mengandung keberkahan.

Tak Ada Amalan Khusus di Bulan Rajab, Ustaz Abdul Somad: Kalau Tak Sanggup Puasa, Bisa 4 Amalan Ini

Rajab bukanlah bulan biasa, karena termasuk bulan haram (suci) dalam Islam.

Untuk dapat meraih pahala di sisi Allah SWT, ada sejumlah amalan mulia yang dapat dilakukan seorang muslim.

Dalam meraih keberkahan, saat menjalani puasa Rajab tentu diikuti dengan amalan-amalan lain.

Satu di antaranya yaitu berbuka puasa dengan berdasar anjuran Rasulullah SAW.

Saat berbuka puasa, orang-orang bisa 'kalap' dan makan dengan berlebihan, tentunya hal ini tidak baik.

Bukan berarti karena tidak makan dan minum selama sehari penuh, saat tiba waktu berbuka, menjadi kegiatan 'balas dendam'.

Hal ini sangat tidak dibenarkan karena justru akan menyebabkan gangguan pencernaan, mulas, dan sakit perut.

Alhasil, akan mengganggu aktivitas ibadah lainnya.

Amalan Sunnah Pelebur Dosa di Bulan Rajab dan Fadhilah atau Keutamaan Puasa Rajab 10 Hari Penuh

Dirangkum Tribunjogja.com (grup TribunMadura.com) dari berbagai sumber, berikut menu buka puasa ala Rasulullah yang dijamin baik dan sehat dan mengandung keberkahan:

1. Berbuka sebelum salat Maghrib

Rasulullah menyegerakan berbuka ketika mendengar adzan Maghrib dan melaksanakannya sebelum salat Maghrib.

Hal ini merupakan salah satu sunnah yang diajarkan Rasulullah dalam melaksanakan ibadah puasa.

2. Berbuka dengan kurma dan memperbanyak minum air

Rasulullah mengajarkan ke umatnya untuk berbuka dengan yang manis-manis.

Kurma menjadi pilihan yang tepat dalam menu berbuka puasa.

Khasiat yang terkandung pada kurma sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Anda bisa mendapatkan berbagai diskon buka puasa untuk mendapatkan kurma dengan harga yang murah.

Memperbanyak minum air juga dianjurkan saat berbuka.

Sehari penuh tubuh mengalami kekurangan cairan, nah, dengan mengonsumsi banyak air saat berbuka puasa akan mengembalikan lagi cairan dalam tubuh sehingga proses pencernaan bisa berjalan dengan lancar.

3. Makanan berat dimakan setelah sholat Maghrib

Sebelum melaksanakan sholat Maghrib hendaknya memakan makanan yang manis-manis seperti kurma, kolak, es buah atau yang lainnya.

Sedangkan untuk makanan berat seperti nasi dan lauk pauk dianjurkan untuk dimakan setelah melaksanakan sholat Maghrib.

Hal ini dikarenakan agar tubuh tidak kaget dalam menerima asupan makanan, sehingga proses pencernaan bisa berjalan dengan lancar.

Puasa Rajab Baik Ditunaikan, Tapi Ustaz Abdul Somad Permasalahkan Ini, Tak Boleh Khususkan 4 Hal

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam sajian menu berbuka puasa

Ilustrasi - Puasa Senin Kamis di Bulan Rajab
Ilustrasi - Puasa Senin Kamis di Bulan Rajab (freepik.com)

Dilansir dari dalamislam.com, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam sajian menu berbuka puasa.

Untuk mempersiapkan menu sajian berbuka puasa ada baiknya jika Anda tidak hanya memperhatikan rasa tau kelezatannya saja, namun juga memperhatikan bagaimana sajian menu berbuka puasa yang baik untuk dikonsumsi.

Tidak jarang, orang-orang yang berpuasa karena telah menahan rasa lapar tidak begitu memperdulikan makanan apa yang akan dikonsumsinya. Ketika mereka lapar, makanan apapun bisa masuk padahal dalam pertimbangan kesehatan kurang baik.

4 Amalan Mulia Bagi Umat Muslim di Bulan Rajab Mulai Selasa Besok: Berpuasa hingga Perbanyak Zikir

Berikut adalah hal-hal yang harus dipertimbangkan ketika akan membuat sajian menu berbuka puasa:

Energi atau Kalori

Energi atau kalori ini juga harus diperhatikan karena sangat berhubungan erat dengan kembalinya energi dalam tubuh.

Makanan yang manis sangat diutamakan karena mengandung gula yang bisa memulihkan kembali energi.

Hal ini penting, karena setelah bebruka puasa harus melaksanakan ibadah lainnya seperti shalat magrib, isya, dan tarawih (saat puasa di bulan Ramadhan).

Jumlah energi tidak perlu terlalu banyak, disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

Menu yang ringan terlebih dahulu

Sebaiknya tidak langsung memakan yang berat-berat terlebih dahulu seperti nasi, gorengan, lauk pauk yang sulit dicerna tubuh.

Tubuh selama berpuasa kosong dari makanan sehingga butuh waktu metabolisme tubuh dan proses mencerna dengan baik kembali.

Jika langsung memakan-makanan yang berat maka akan malah sulit dicerna dan tubuh kelelahan yang mengakibatkan mudah mengantuk dan lemas.

Fadhilah atau Keutamaan Puasa Rajab 10 Hari Penuh, Berikut Niat Puasa Rajab dan Amalan Sunnah

Tidak langsung banyak melainkan dicicil

Alangkah baiknya pula jika memakan makanan yang dicicil tidak langsung banyak.

Hal ini membuah tubuh kita kembali energi perlahan tidak langsung naik dan kaget.

Untuk itu bisa anda siasati dengan memakan sajian yang ringan terlebih dahulu baru makan-makanan yang berat setelah selesai shalat magrib atau isya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Menu Buka Puasa ala Rasulullah di Bulan Rajab yang Penuh Berkah

Penulis: Hanin Fitria

Editor: Yoseph Hary W

Penulis: Ficca Ayu Saraswaty
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved