Breaking News:

Berita Pamekasan

Sejumlah Kepala Desa di Pamekasan Terungkap Nikah Siri, Kemenag Bereaksi Serius: KUA Bergerak

Sejumlah kepala desa di Pamekasan terungkap nikah siri, Kemenag langsung bereaksi serius: KUA bergerak

TRIBUNJATIM
Sejumlah kepala desa di Pamekasan terungkap nikah siri, Kemenag langsung bereaksi serius: KUA bergerak 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, meminta seluruh kepala kantor urusan agama (KUA) di Pamekasan, mendata ulang pasangan suami istri yang nikah siri dan belum memiliki buku nikah.

Ini menyusul terdapatnya sejumlah kepala desa (Kades) dan masyarakat Pamekasan, yang sudah punya istri dan anak karena nikah siri, namun hingga kini belum miliki buku nikah resmi.

Permintaan Kankemenag Pamekasan, yang ditujukan kepada seluruh kepala KUA kecamatan itu, lewat surat resmi yang ditandangani Kepala Seksi Bagian Masyarakat Kankemenag Pamekasan, Yasak, berisi mengenai pendataan usulan isbath nikah.

Yakni, pernikahannya memohon penetapan ke Pengadilan Agama. Dan pernikahannya dicatat sesuai saat pernihannya.

Cara Mudah Mengecek Ranking Hasil Tes SKD CPNS 2019, Penentuan Lolos Tidaknya ke Tahap Ujian Tes SKB

Menangis Virus Corona Lihat ini, Ditakuti di Dunia Tapi di Indonesia Malah Dijadikan Lagu Koplo

Rekrutmen CPNS 2020 Bakal Segera Dibuka Tahun ini, Menpan RB Ungkap 3 Formasi yang Paling Dibutuhkan

Dalam surat yang satu lembar itu, isinya sehubungan hasil koordinasi dengan bagian kesejahteraan (Kesra) Pemkab Pamekasan, meminta bantuan kepala KUA menugaskan penyuluh (PNS dan non PNS) melakukan pendataan terhadap pasangan suami istri (pasutri) yang belum mempunyai buku nikah, untuk usulan isbath nikah pada 2020 ini.

Syarat dan ketentuan pendataan ini dijelaskan dalam lima poin. Di antaranya, pasutri yang didata telah menikah sah, namun tidak mengantongi buku nikah.

Terutama diutamakan perkawinannya yang telah berlangsung lama dan dikaruniai anak, dilengkapi foto kopi KTP dan kartu keluarga (KK) yang bersangkutan.

Data setiap pasutri yang diusulkan untuk isbath nikah dibekali surat keterangan jika yang bersangkutan tidak tercatat pada KUA setempat.

Rekapitulasi data itu disertai foto kopi dan KK, serta surat rekomendasi dari KUA.

Kemudian berkas itu dikirim ke Bimas Kankemenag Pamekasan dan dan kesra kecamatan.

Halaman
12
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved