Breaking News:

Berita Pamekasan

Disperindag Pamekasan Lakukan Tera Ulang di SPBU, Cek Takaran Pengisian Agar Sesuai Ukuran

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura sudah melakukan pengawasan dan tera ulang terhadap SPBU

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Disperindag Pamekasan, Imam Hidayat, Kamis (6/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura sudah melakukan pengawasan dan tera ulang terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen (PK) Disperindag Pamekasan, Imam Hidajad mengatakan, tera ulang yang sudah dilakukan pihaknya yakni di SPBU 54.693.04 Desa Sotabar, Kecamatan Pasean.

Dilakukannya tera ulang tersebut, kata dia, karena sudah waktunya.

Imam Hidajad juga mengungkapkan, saat prosesi tera ulang berlangsung, dilakukan oleh Bidang Perlindungan Konsumen (PK) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pada, Senin (27/1/2020) lalu.

Menangis Virus Corona Lihat ini, Ditakuti di Dunia Tapi di Indonesia Malah Dijadikan Lagu Koplo

Cara Mudah Mengecek Ranking Hasil Tes SKD CPNS 2019, Penentuan Lolos Tidaknya ke Tahap Ujian Tes SKB

“Yang dilakukan tera ulang hanya pada SPBU yang sudah masuk jatuh tempo," kata Imam Hidajat kepada TribunMadura.com, Senin (2/3/2020).

Imam Hidajad melanjutkan, permohonan tera ini dilakukan minimal 1 tahun sekali dan diproses sesuai permohonan dengan melihat jadwal yang lalu.

Kata dia, penyebab berubahnya ukuran takaran di setiap SPBU tersebut, bukan hanya disebabkan karena kerusakan pada mesin. 

Jalan Nasional di Jember Ambles, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Dua Pekan ke Depan

Pria Tulungagung Tewas Lompat dari Lantai 3 Kantornya, Perusahaan Tempatnya Bekerja Beri Santunan

Melainkan, juga bisa karena hal lain, yang menyebabkan alat ukur itu presisinya berubah dalam jangka waktu tertentu.

"Sehingga, pihak SPBU harus sering melakukan kalibrasi agar ukuran presisinya sesuai dengan yang ditentukan," sarannya.

Lebih lanjut, Imam Hidajat juga membeberkan, cara SPBU melakukan permohonan tera ulang, yakni bisa melalui Disperindag Pamekasan atau melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kemetrologian Pamekasan sesuai dengan batas tera ulang yang sudah ditentukan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved