Berita Surabaya

Lagi Liburan di Bali, Pasangan Suami Istri ini Diringkus Polisi, Jadi Pengedar Sabu Jaringan Lapas

Pasangan suami istri ini ditangkap saat sedang liburan ke Bali setelah nekat jadi pengedar sabu.

capitalradio.co.ug
ilustrasi - Lagi Liburan di Bali, Pasangan Suami Istri ini Diringkus Polisi, Jadi Pengedar Sabu Jaringan Lapas 

Pasangan suami istri ini ditangkap saat sedang liburan ke Bali setelah nekat jadi pengedar sabu

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pasangan suami istri, Donni Ferriawan dan Dwi Hariyanti terpaksa duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya. 

Pasangan suami istri ini diadili setelah menjadi pengedar narkotika jenis sabu seberat 800 gram. 

Mereka menjadi kurir yang dikendalikan dari jaringan Lapas Madiun.

Daftar Harga Samsung, Mulai dari Samsung Galaxy A20s,Galaxy A51 Hingga Galaxy S10, Spek Mantap

Berawal dari Kecurigaan Tetangga, Kasus Pencabulan Anak Tiri oleh Ayahnya di Jember Terungkap

Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2019 Dilakukan Serentak, Peserta yang Lolos Bisa Lanjut ke Tes SKB

"Terdakwa ditangkap di Badung, Bali," ungkap saksi Oky, Kamis (5/3/2020). 

"Mereka berperan sebagai kurir. Barangnya dari seseorang bernama Pak Lek, narapidana di Lapas Madiun," sambung dia.

Dijelaskan Oky, pasangan suami istri ini merupakan target operasi (TO) yang berpindah-pindah tempat.

Keberadaan terahkirnya diketahui dari tim analis Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dengan sistem tipping nomor handphone.

"Alhamdullilah jaringannya sudah tertangkap semua. Peran terdakwa ini sebagai ranjau. Mereka bekerja setelah ada perintah dari Pak Lek," jelasnya.

Ia menyebut, keterlibatan Pak Lek ini sempat dipertanyakan oleh ketua majelis hakim Wedhayati.

Hakim wanita yang menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Surabaya ini terlihat heran kasus narkoba masih bisa dikendalikan dari Lapas Madiun.

"Ini kok bisa ya, Pak Lek ini napi di Lapas Madiun kan, kok masih bisa mengendalikan kedua terdakwa," tanya hakim Wedhayati pada saksi.

Terdakwa Donni Ferriawan dan Dwi Hariyanti di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (5/3/2020). 
Terdakwa Donni Ferriawan dan Dwi Hariyanti di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (5/3/2020).  (TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN)

Nasib Penjual Bakso yang Jadi Pedagang Masker Dadakan, Diperiksa Polisi setelah Jualan di Facebook

Arena Judi Sabung Ayam di Kediri Dibongkar, Sejumlah Kurungan Ayam Dibakar Polsek Puncu

"Pak Lek itu nama samaran yang mulia, kami tidak tau nama aslinya karena itu dia kami tetapkan buron," jawab saksi Oky.

"Tapi dari hasil analis tim kami keberadaannya memang ada di Lapas Madiun," lanjut dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved