Breaking News:

Berita Sampang

Masuk Lewat Atap, Pria ini Curi Peralatan Upacara Sekolah di SD, Sempat Dua Kali Balik Demi Hal ini

Pria berusia 23 tahun tersebut telah melakukan pencurian sejumlah peralatan yang biasanya digunakan untuk agenda upacara oleh SDN Banyusokah

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Umarroh saat berada di Mapolres Sampang, Jumat (6/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Umarroh warga Desa Banyungsokah Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang diringkus Polres Sampang.

Pasalnya, pria berusia 23 tahun tersebut telah melakukan pencurian sejumlah peralatan yang biasanya digunakan untuk agenda upacara oleh SDN Banyusokah 2 Kecamatan Ketapang.

Peralatan yang di curi oleh Umarroh berupa satu unit proyektor merk Ben-Q, satu Satvolt merk Krisbow, satu mixer merk AMG, dua unit power sound merk Bell, dua microfon beserta kabelnya, dan empat mic sound atau salon ACR 12 Volt.

Dalam aksinya saat tengah malam (5/2/2020), Umarroh mampu menggondol sejumlah peralatan tersebut hanya seorang diri dengan melalui atap ruang sekolah.

Daftar Harga Samsung, Mulai dari Samsung Galaxy A20s,Galaxy A51 Hingga Galaxy S10, Spek Mantap

Daftar Harga Oppo di Awal Maret 2020, Mulai dari Oppo A5 Hingga Oppo Reno, Spek Apik, Kamera Ciamik

Deretan Harga iPhone di Awal Maret 2020, Mulai iPhone 7, iPhone 8, iPhone X hingga iPhone 11

Saat melalui atap, Umarroh mengaku sempat terjatuh sehingga membuat plafon di ruangan tersebut pecah, namun dirinya jatuh langsung diatas lemari sehingga tidak terlalu  menimbulkan rasa sakit.

Setelah berhasil masuk ke dalam ruangan, Umarroh mengambil satu-persatu semua barang curiannya yang kebetulan berada di satu ruangan.

"Sedangkan untuk keluar dari ruangan tersebut saya membobol pintu dengan menggunakan obeng," kata Umarroh saat berada di Mapolres Sampang, Jumat (6/3/2020).

Ia menambahkan, dengan sebegitu banyaknya barang yang dicuri, dirinya harus kembali secara dua kali untuk menggondol semua barang curiannya.

"Setelah  berhasil mengangkat setengah barang, saya kali lagi untuk mengambil sisa barang-barangnya," ucapnya.

Sementara ditempat yang sama, Wakapolres Sampang Kompol Mukhamad Lutfi menyampaikan, bahwa kasus pencurian ini diketahui oleh pihak sekolah, saat penjaga sekolah pada (6/2/2020) sekitar 05.30 WIB membuka pintu semua ruang sekolah.

"Diketahui pintu ruang penyimpanan barang-barang tersebut sudah terbuka, sehingga penjaga itu lekas melakukan pengecekan pada barang-barang dan ternyata sudah banyak yang tidak ada alias dicuri," ujarnya.

Mengetahui hal itu, pihak sekolah melaporkan kepada pihak kepolisian jajaran Polres Sampang, sehingga pelaku berhasil diamankan pada 20 Februari 2020 di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan.

Kompol Mukhamad Lutfi menuturkan Pada saat penangkapan, pelaku sedang duduk-duduk di  pinggir jalan tepatnya di pinggir toko, sehingga langsung diamankan tanpa adanya perlawanan.

"Pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3, 5 KUHP dengan ancaman pidana maksimal enam tahun penjara," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved