Breaking News:

Penangkapan Teller Bank di Sumenep

BREAKING NEWS - Oknum Teller Bank di Sumenep Madura Ditangkap Kejaksaan Negeri Sumenep

BREAKING NEWS - Oknum Teller Bank di Sumenep Madura Ditangkap Kejaksaan Negeri Sumenep.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Tersangka MH (36), teller bank BUMN yang dibawa ke Rutan Klas IIB Sumenep, Selasa (10/3/2020).  

BREAKING NEWS - Oknum Teller Bank di Sumenep Madura Ditangkap Kejaksaan Negeri Sumenep

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kejaksaan Negeri Sumenep menangkap dan menahan oknum teller Bank (BUMN) di Kabupaten Sumenep berinisial MH (36).

Warga Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep itu ditangkap karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp 800 juta.

"Kami telah menetapkan dan melakukan penahanan terhadap tersangka MH," kata Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Djamaluddin, Selasa (10/3/2020).

Kapolsek Pamekasan AKP Puryanto Dimutasi, Sosok Penggantinya Pernah Jabat Kapolsek Galis Bangkalan

Reaksi Taeyeon Girls Generation saat Tahu Sang Ayah Meninggal, SM Entertainment Ungkap Keadaannya

Bea Cukai Madura Ajak Disperindag Pamekasan Kolaborasi Tingkatkan Ekspor Komoditas IKM di Madura

Sengketa Wisma Persebaya Dimenangkan PT Persebaya Indonesia, Pemkot Surabaya Pastikan Ajukan Banding

"Dia menjabat sebagai teller di salah satu Bank BUMN di Sumenep ini," sambung dia.

Djamaluddin menyebut, kerugian negara sebesar Rp 800 juta itu digunakan untuk keperluan pribadi tersangka.

Kata dia, semua uang itu merupakan milik nasabah Bank BUMN di Kabupaten Sumenep.

"Uang sebanyak Rp 800 juta ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi tersangka," katanya.

Menurut dia, motif tersangka yaitu tidak menyetorkan uang nasabah bank.

Ia kemudian menggunakan uang kas kantor untuk digantikan ke rekening nasabah.

Djamaluddin menuturkan, penyidik telah memperoleh dua alat bukti yang sah dari tersangka MH.

"Sebagaimana pasal 184 ayat 1 KUHP, ini sudah cukup layak untuk menetapkan tersangka dan melakulan penyidikan khusus," tambah dia.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved