Breaking News:

Penangkapan Teller Bank di Sumenep

Teller Bank BUMN di Sumenep Gelapkan Dana Nasabah RP 800 Juta, Kejaksaan Enggan Sebut Nama Bank

Salah seorang teller bank BUMN di Sumenep berinisial MH harus meringkuk di penjara, Selasa (10/3/2020) pukul 13.00 WIB.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Penangkapan teller bank BUMN di Kabupaten Sumenep, Selasa (10/3/2020). 

Diduga, teller bank BUMN melakukan aksi kejahatan tindak pidana korupsi sejak Maret - Desember 2018 lalu.

"Kasus ini terungkap temuan dari internal kami Kejaksaan," kata Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Djamaluddin, Selasa (10/3/2020).

Ditanya dana Rp 800 juta mengalir ke mana atau siapa kah di balik aktor tersangka MH, pihaknya mengaku masih akan mendalami kasus tersebut.

"Untuk sementara yang menikmati kerugian uang negara adalah tersangka sendiri," ungkap Djamaluddin

"Tapi tidak menutup kemungkinan penyidik masih mencari siapa yang menyuruh atau aktor di balik tersangka," tegasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sumenep menangkap seorang teller bank BUMN di Kabupaten Sumenep berinial MH (36).

Teller bank BUMN itu diduga melakukan tindak pidana korupsi uang nasabah sebesar Rp 800 juta.

Akibat kasus itu, tersangka dijerat UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana.

Kini, tersangka ditahan di Rutan Klas IIB Sumenep.

Tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved