Breaking News:

Berita Pamekasan

Oknum Satpol PP Pamekasan Ditangkap Polisi Usai Mencuri Motor Honda Vario di Garasi Rumah Korbannya

Polsek Pademawu, Pamekasan, Madura berhasil mengungkap dan menangkap tersangka kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Pamekasan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
shutterstock.com
Ilustrasi pencuri motor 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polsek Pademawu, Pamekasan, Madura berhasil mengungkap dan menangkap tersangka kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Desa Prekbun, Kecamatan Pademawu.

Kapolsek Pademawu, AKP Suryono mengatakan, tersangka ditangkap dirumahnya oleh anggota Reskrim Polsek Pademawu, Jumat (13/3/2020) kemarin.

Tersangka kasus pencurian sepeda motor ini, kata dia bernama Chandra Mujiyanto, warga Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Pihaknya menangkap tersangka berdasar laporan polisi nomor; LP/12/III/2020/JATIM/RESPMK/ SEK.PDW tanggal 9 maret 2020.

Kata AKP Suryono, tersangka berstatus sebagai honorer Satpol PP Pamekasan.

Daftar Harga Oppo Pada Maret 2020, Mulai Oppo A5, Oppo Reno Series Hingga Rekomendasi HP Lainnya

Istri Presiden Soekarno, Ratna Sari Dewi Jadi Youtuber dan Review Boba: Mirip Minuman Khas Indonesia

"Dari tersangka, anggota kami berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario tahun 2016 warna hitam dengan nomor polisi M 2116 BQ," kata AKP Suryono kepada TribunMadura.com melalui via Whatsapp, Sabtu (14/3/2020).

Selain itu, AKP Suryono mengungkapkan kronologis pencurian sepeda motor tersebut.

Kata dia, 8 Maret 2020 sekira pukul 18.30 WIB, Ita Yuliana (korban), warga Desa Prekbun kehilangan sepeda motor Honda Varionya.

Saat itu, sepeda motor tersebut berdasar pengakuan korban, diparkir di garasi belakang rumahnya.

Namun, tak lama waktu berselang, sepeda motor tersebut hilang.

Lalu keesokan harinya, korban datang ke Polsek Pademawu untuk melapor kehilangan sepeda motor tersebut.

"Untuk saat ini kasusnya masih dalam proses sidik lebih lanjut,"  ujarnya.

Tidak hanya itu, AKP Suryono juga menjelaskan, pelaku dikenai Pasal 363 KUHP dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved