Antisipasi Virus Corona di Madura
Cara Membuat Racikan Jamu Tradisional Berbahan Alami yang Dipercaya Sebagai Penangkal Virus Corona
Penjual jamu tradisional asal Pamekasan, Madura, Zakaria berbagi tips ampuh ramuan jamu tradisional yang dipercaya mencegah terjangkit virus corona.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Penjual jamu tradisional asal Pamekasan, Madura, Zakaria berbagi tips ampuh ramuan jamu tradisional yang dipercaya dapat mencegah terjangkit virus corona.
Ramuan jamu ini sangat mudah dibuat sendiri di rumah dan bahannya pun berbahan dasar alami.
Pria yang menjual jamu sejak tahun 2000 itu mengatakan, ramuan jamu tradisional yang dapat menjaga kekebalan tubuh tersebut berbahan dasar kunyit, serih dan kurma.
Ketiga bahan itu dibuat menjadi infused water.
• Sinopsis Film Kickboxer: Vengeance, Tayang di Bioskop TRANS TV Senin 16 Maret 2020 Pukul 23.00 WIB
• Sinopsis Film Faster, Aksi Dwayne Johnson yang Tayang Malam ini di Bioskop Trans TV Pukul 21.00 WIB
• Cegah Virus Corona, Siswa SMA di Sumenep Libur 14 Hari, Proses Belajar Mengajar Secara Online
Caranya adalah siapkan kunyit dan serih secukupnya, sediakan juga tiga kurma.
Lalu ketiga bahan dasar tersebut dipipih dan dicampur jadi satu dalam wadah atau gelas.
Setelah ketiga bahan itu halus dan tercampur, selanjutnya beri air kelapa muda dan rendam selama enam jam.
"Jangan diblender ya. Harus dipipih atau digeprek. Karena kalau diblender nutrisinya akan berkurang," kata Zakaria saat ditemui TribunMadura.com di Toko Jamu Tradisional Umi Farimah, Jalan Pintu Gerbang, Pamekasan, Senin (16/3/2020).
"Kurmanya juga digeprek sama biji-bijinya," tambahnya.
Zakaria melanjutkan, setelah semua bahan dasar itu terendam selama enam jam, hal yang selanjutnya dilakukan tinggal meminum ramuan jamu tradisional tersebut.
Saran dia, jika ingin mendapat reaksi kekebalan tubuh yang maksimal, minum ramuan itu setiap hari.
"Itu ramuan antibiotik paling top. Setiap hari saya minun kayak gitu dan selalu memberikan tips ke pelanggan saya untuk membuat ramuan itu juga," ujarnya.
Minuman tradisional warisan leluhur Madura itu, diakui Zakaria sejak dahulu diyakini sebagai obat stamina dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
• Antisipasi Corona, RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Periksa Suhu Tubuh Pengunjung Pakai Thermal Scanner
• Bentuk Tim Satgas Corona, Wali Kota Tutup Akses Keluar dan Masuk Kota Malang
• Cegah Virus Corona, Siswa SMA di Sumenep Libur 14 Hari, Proses Belajar Mengajar Secara Online
Selain itu, kata dia, manfaat infused water dari bahan tersebut juga dapat melancarkan sembelit, menekan nafsu makan, menghindari dehidrasi dan menjadi minuman yang penuh vitamin.
"Kandungan serat dan nutrisi yang terkandung dalam bahan dasar itu akan larut dalam air kelapa dan lebih cepat diserap dalam tubuh," ucapnya.
"Ketika diminum, reaksinya tubuh akan menjadi hangat dan segar. Itu karena khasiat kandungan nutrisi yang terdapat dalam bahan yang sudah dicampur tadi," tambah dia.
Tidak hanya itu, Zakaria mengaku tak begitu resah meski dampak penyebaran virus corona telah masuk ke Indonesia.
Selain mengandalkan keikhlasan berdoa, dia dan keluarganya juga meyakini khasiat infused water itu dapat melindungi tubuhnya dari virus mematikan tersebut.
"Infused water dengan bahan ini cukup mujarab mengobati flu, batuk, dan demam. Insya Allah virus corona juga kita bisa cegah dengan rajin mengonsumsi minuman berbahan baku rempah-rempah. Tapi tetap jangan putus berdoa," ungkap Zakaria menjelaskan.
Dia juga menjelaskan, untuk membuat infused water tersebut cukup sederhana dan tidak mahal.
Seluruh bahan bakunya, kata Zakaria dapat dibeli di pasar-pasar tradisional.
"Bisa dibuat sendiri di rumah sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona yang gejalanya mirip dengan sakit flu itu," sarannya.
• Cegah Virus Corona, 8 WNA Bangladesh yang Hendak Berdakwah di Sumenep Diperiksa Kesehatannya
• 10 Cara Meminimalkan Penularan Virus Corona di Transportasi Publik, Jangan Sering Menyentuh Ponsel
• 7 Cara Cegah Virus Corona Versi Dinas Kesehatan Kota Malang, Hindari Pergi ke Tempat Ramai