Breaking News:

Kisah Penimbun Masker dan Hand Sanitizer, Borong Sebelum Pandemi, Berharap Untung Malah Buntung

Mereka menimbun masker dan hand sanitizer untuk dijual kembali saat kebutuhan tinggi. Tapi, kisah mereka yang berharap untung, malah justru buntung.

Kolase TribunMadura.com (Sumber: The New York Times dan Shutterstock)
Kisah penimbun masker dan hand sanitizer, berharap untung malah buntung 

Kisah Penimbun Hand Sanitizer, Borong Banyak di Tengah Pandemi, Berharap Untung Malah Buntung

TRIBUNMADURA.COM - Virus corona kini ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi.

Di tengah pandemi, hampir seluruh warga mencari antiseptik dan juga masker untuk mencegah penyebaran virus corona.

Namun, di tengah wabah virus corona ada yang mencoba mencari celah keuntungan.

Mereka menimbun masker dan hand sanitizer untuk dijual kembali saat kebutuhan tinggi.

Tapi, kisah mereka yang berharap untung, malah justru buntung.

Dua kakak beradik yang mengambil kesempatan dalam kesempitan akhirnya kena batunya.

Keduanya adalah Matt dan Noah Colvin, berasal dari Hixson, Tennessee.

Mereka menghabiskan USD 10 ribu atau sekitar Rp 147 juta hingga USD 15 ribu atau sekitar Rp 221 juta untuk memborong hand sanitizer, masker dan lap anti bakteri.

Kemudian mereka menimbunnya untuk kemudian dijual kembali dengan harga tinggi.

Matt Colvin bersama tumpukan barang-barang medis yang ia borong dari berbagai toko di Tennessee dan Kentucky
Matt Colvin bersama tumpukan barang-barang medis yang ia borong dari berbagai toko di Tennessee dan Kentucky (The New York Times)
Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved