Breaking News:

Wabah Virus Corona

Gubernur Khofifah Minta Stok Khusus Pada Perusahaan, Atasi Kelangkaan Masker dan Hand Sanitizer

Stok khusus itu nantinya digunakan untuk menanggulangi Jawa Timur dari kelangkaan masker dan juga alat kesehatan lainnya untuk menangkal virus corona.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Papan pengumuman berbunyi 'masker habis' terpasang di pintu masuk dan di dalam Apotek K24 di Jl Kalimantan, Kota Blitar, Selasa (3/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wabah virus corona melanda hampir di seluruh dunia, khususnya juga di Indonesia.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta ada stok khusus kepada perusahaan yang memproduksi masker, hand sanitizer dan juga alat pelindung diri.

Stok khusus itu nantinya digunakan untuk menanggulangi Jawa Timur dari kelangkaan masker dan juga alat kesehatan lainnya untuk menangkal virus corona.

Di tengah kelangkaan alat pelindung diri (APD) di Jawa Timur akibat permintaan yang meningkat di saat pandemi virus corona, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus mendatangi industri penghasil peralatan medis PT Jayamas Medica Industri di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, Rabu (18/3/2020).

Pabrik masker, hand sanitizer, alat pelindung diri (APD) tersebut yang memasok produk hingga skala nasional itu sengaja didatangi Khofifah untuk tujuan tertentu.

Yaitu guna mengatasi kelangkaan APD, masker dan hand sanitizer yang kini terjadi di Jawa Timur di tengah wabah virus corona.

“Saya meminta ada tambahan kuota untuk Jawa Timur supaya bisa membeli secara khusus paling tidak selama 14 hari ke depan, terhitung besok,” tegas Khofifah.

Pasalnya di Jawa Timur ini ada banyak industri penghasil masker dan hand sanitizer.

Akan tetapi mereka tidak hanya memasok Jawa Timur melainkan juga banyak provinsi di Indonesia.

Namun karena di pasaran Jatim masker, hand sanitizers dan APD sudah mulai langka ditemukan, maka Khofifah merasa butuh ada tambahan kuota suplai atau penyediaan di Jawa Timur guna menjawab kebutuhan bagi tenaga medis, dokter, perawat dan masyarakat yang membutuhkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved