Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Madura

Satu Pasien ODP di Sumenep Dirujuk ke Surabaya, Dokter Bantah Pasiennya Terindikasi Virus Corona

Seorang pasien di RSUD Dr H Moh Anwar dirujuk ke rumah sakit di Surabaya dan berstatus sebagai Orang dalam Pengawasan (ODP).

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
sumenepkab.go.id
RSUD Dr H Moh Anwar Kabupaten Sumenep - Satu Pasien ODP di Sumenep Dirujuk ke Surabaya, Dokter Bantah Pasiennya Terindikasi Virus Corona 

Seorang pasien di RSUD Dr H Moh Anwar dirujuk ke rumah sakit di Surabaya dan berstatus sebagai Orang dalam Pengawasan (ODP)

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dinas Kesehatan Sumenep dan RSUD Dr H Moh Anwar memantau satu orang pasien asal Kabupaten Sumenep, Madura. 

Pasien itu kini berstatus Orang dalam Pengawasan (ODP) dan sudah dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

Ia menjadi pasien rumah sakit rujukan observasi pasien Orang Dalam Pantauan (DDP).

Sejumlah Tempat Wisata di Sumenep Ditutup hingga Akhir Maret 2020, Antisipasi Wabah Virus Corona

Kunjungan Wisatawan ke Madura Turun hingga 70 Persen, Dampak Penyebaran Virus Corona

Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Tetap Ramai Dikunjungi Peziarah di Tengah Penyebaran Virus Corona

Ketua Tim Penanganan virus corona Kabupaten Sumenep, dr Andre Dwi Wahyudi mengatakan, pasien yang dirujuk ke rumah sakit di Surabaya itu bukan terindikasi virus coorna.

"Satu orang yang kami rujuk ke rumah sakit di Surabaya dan itu tidak masuk kategori terinfeksi virus corona," kata dr Andre Dwi Wahyudi, Selasa (17/3/2020).

dr Andre Dwi Wahyudi menjelaskan, satu pasien tersebut awalnya baru datang dari Jakarta.

Menurutnya, Jakarta merupakan daerah yang terindikasi penyebaran virus corona, maka pemerintah daerah tetap waspada.

Sehingga, kata dia, warga Kecamatan Batang-batang tersebut, dirujuk ke rumah sakit di Surabaya guna memastikan kesehatannya.

"Kami optimis pasien tersebut aman dari Covid-19," katanya.

Ia mengaku, bersama timnya akan memantau warga yang baru datang dari luar daerah.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi mewabahnya Covid-19 tersebut.

"Tim di bawah juga bergerak cepat. Virus ini sebenarnya gampang mati saat terkena panas saja sudah mati. Tapi kita tetap waspada," katanya.

RSUD Pamekasan Ditunjuk Jadi Rujukan Penanganan Pasien Virus Corona, Pakai Pengaman Pintu Dua Lapis

Pemkot Tutup Tempat Hiburan Malam di Kota Malang selama 14 Hari, Cegah Penyebaran Virus Corona

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved