Breaking News:

Berita Entertainment

Jawaban Menohok Pablo Benua setelah Sidang Kasus Ikan Asin Kembali Ditunda, Singgung Virus Corona

Pablo Benua mengaku bersyukur lantaran sidang pembacaan tuntutan kasus ujaran bau ikan asin dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali ditunda.

Grid.ID | Corry Wenas Samosir
Pablo Benua - Jawaban Menohok Pablo Benua setelah Sidang Kasus Ikan Asin Kembali Ditunda, Singgung Virus Corona 

Pablo Benua mengaku bersyukur lantaran sidang pembacaan tuntutan kasus ujaran bau ikan asin dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali ditunda

TRIBUNMADURA.COM - Terdakwa kasus ujaran bau ikan asin, Pablo Benua mengaku, tidak masalah jika sidang pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali ditunda.

Pablo Benua menilai, proses hukum yang membuatnya berada di dalam penjara dapat mengurangi dari paparan wabah virus corona.

Bahkan, Pablo Benua merasa bersyukur lantaran berada di dalam penjara di tengah wabah virus corona.

Syamsir Alam dan Bunga Jelitha Siap Gelar Akad Nikah, Hanya Undang 100 Tamu dari Keluarga Inti

Barbie Kumalasari Ungkap Alasan Ingin Cerai dari Galih Ginanjar, Akui sudah Punya Teman Dekat Pria

Punya Tabungan Uang Miliaran, Barbie Kumalasari Bongkar Sumber Kekayaannya Meski Jarang Tampil di TV

Pablo Benua, tersangka kasus ikan asin, usai menghadiri sidang pembacaan tuntutan yang ditunda di PN Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2020).
Pablo Benua, tersangka kasus ikan asin, usai menghadiri sidang pembacaan tuntutan yang ditunda di PN Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2020). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

“Ya enggak apa-apa," ungkap Pablo Benua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2020).

"Kita jadinya gak cepat-cepat keluar karena sedang musim corona kan, kita syukuri saja,” sambung dia.

Sebelumnya, pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk kasus ujaran bau ikan asin dengan terdakwa Rey Utami, Pablo Benua, dan Galih Ginanjar kembali ditunda.

Rihat Hutabarat, kuasa hukum dari Pablo dan Rey Utami menyebutkan pembacaan ditunda hingga Senin (23/3/2020) pekan depan karena JPU belum siap dengan tuntutan.

“JPU belum siap untuk membacakan tuntutannya untuk hari ini untuk itu minta ditunda hari Senin, minggu depan,” kata Rihat.

Sementara itu, Galih Ginanjar mencoba sabar menghadapi pembacaan tuntutan yang ditunda yang berarti memperpanjang proses hukum.

Halaman
12
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved