Penipuan Bermodus Penggandaan Uang

Polisi Sita Puluhan Perhiasan dan Emas Batangan Palsu dari Pelaku Penipuan Bermodus Penggandaan Uang

Tersangka kasus penipuan dan penggelapan dengan modus pengobatan alternatif dan penggandaan uang meraup keuntungan hingga ratusan juta.

TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Satreskrim Polres Pasuruan menunjukan bukti praktik penipuan penggandaan uang di Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/3/2020). 

Tersangka kasus penipuan dan penggelapan dengan modus pengobatan alternatif dan penggandaan uang meraup keuntungan hingga ratusan juta

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Sejumlah barang bukti diamankan Satreskrim Polres Pasuruan dalam kasus praktik penipuan dan penggelapan dengan modus pengobatan alternatif dan penggandaan uang di Kabupaten Pasuruan.

Barang bukti yang disita polisi berada dari saksi dan tersangka kasus praktik penipuan dan penggelapan dengan modus pengobatan alternatif.

Barang bukti itu di antaranya, 45 buah gelang rantai palsu dan 11 buah gelang aluminium.

BREAKING NEWS - Polisi Bongkar Praktik Penipuan Berkedok Penggandaan Uang di Kabupaten Pasuruan

Bagaimana Pahala Orang yang Salat & Ibadah di Rumah Demi Cegah Virus Corona? Aa Gym Beri Penjelasan

Pengakuan Artis Cantik yang Jadi Istri Simpanan Pejabat, Merasa Gak Kuat Saat Momen Bersama

Kemudian, ada 55 buah gelang rantai palsu, 1 buah emas rantai seberat 1 kg palsu, 11 buah emas batang ukuran kecil palsu, dan 5 buah model berlian palsu.

Lalu, ada 30 buah kalung emas palsu, 67 buah cicin emas palsu, 16 buah giwang palsu.

Dua buah lempengan koin, 1 buah kalung koleteral, 2 buah keris, 1 buah pisau, 1 buah tongkat dan potongan kertas, 5 buah kardus juga disita polisi.

Polisi juga menyita 2 lembar kain warna hijau, 4  lembar kain warna kuning, 4 lembar kain warna merah, 3 buah piring, 1 buah lukisan bunda ratu.

Delapan botol minyak wangi, 24 lembar kertas berwarna ke emasan, 1 buah kotak berisi dupa, 1 unit ponsel warna ungu, juga diamankan.

Dari tersangka, polisi mengamankan, 1 unit ponsel warna hitam merek Oppo, 1 buah tas warna coklat, 1 buah timbangan elektrik, dan 1 buah kalung palsu. 

Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Pasuruan berhasil menangkap satu tersangka bernama EDS (42) warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Sehari-harinya, tersangka penggandaan uang itu dikenal sebagai penjual nasi.

Namun, dalam kasus ini, ia dikenal sebagai ahli pengobatan alternatif hingga ahli penggandaan uang dan barang lainnya.

Satreskrim Polres Pasuruan menunjukan bukti praktik penipuan penggandaan uang di Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/3/2020).
Satreskrim Polres Pasuruan menunjukan bukti praktik penipuan penggandaan uang di Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/3/2020). (TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA)

Rutan Kelas IIB Sampang Sediakan Fasilitas Video Call Bagi Pengunjung, Cegah Penyebaran Virus Corona

Cegah Virus Corona, Lapas Klas IIA Pamekasan Wajibkan Pengunjung Pakai Hand Sanitizer Sebelum Masuk

EDS menipu sejumlah orang dengan meraup keuntungan hingga mencapai ratusan juta rupiah. 

Satreskrim Polres Pasuruan mengamankan sejumlah barang bukti dari saksi.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari laporan korban tanggal 28 November 2019.

Saat itu, korban melapor bahwa dirinya baru saja menjadi korban penipuan dan penggelapan.

“Kami mengumpulkan saksi dan barang bukti serta melakukan gelar perkara,” kata AKP Adrian Wimbarda, Kamis (19/3/2020).

Setelah menemukan bukti kuat, kepolisian melakukan penangkapan dan penahahanan tersangka.

“Yang bersangkutan, kami amankan di rumahnya,” urai dia.

Ia menjelaskan, saat ini, pihaknya sedang mengembangkan pemeriksaan terkait kasus ini.

Pihaknya mensinyalir, ada korban lain yang belum terungkap.

“Ini sedang kami amankan,” tambah dia.

Tindakan Aneh Pria Pedofilia asal Pasuruan ke Siswi SMA Terungkap, Paksa Bertindak di Luar Nalar

Detik-Detik Jalan Nasional di Jember Ambles, Ada Suara Aneh Terdengar sebelum Bagunan Toko Roboh

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved