Rabu, 27 Mei 2026

Virus Corona

Dua Pria Arab Saudi Tenggak Disinfektan agar Terhindar dari Virus Corona, Kini Mereka Diburu Polisi

Perintah penangkapan dua pria tersebut muncul setelah video keduanya meminum disinfektan berdalih mencegah virus corona viral di media sosial.

Tayang:
Editor: Elma Gloria Stevani
kompas.com
Ilustrasi - Coronavirus 

TRIBUNMADURA.COM -  Dua pria kedapatan menenggak disinfektan dengan alasan agar terhindar dari virus corona.

Kini kepolisian Arab Saudi memburu dua pria tersebut.

Perintah penangkapan dua pria tersebut muncul setelah video keduanya meminum disinfektan atau cairan pembersih berdalih mencegah virus corona viral di media sosial.

Keputusan penangkapan keduanya dikeluarkan pengadilan Arab Saudi pada Kamis (19/3/2020).

Selain itu, pengadilan juga mengatakan, penangkapan kedua pria itu perlu dilakukan karena telah menyesatkan sebab bisa membuat orang lain tergoda dan terpengaruh untuk meniru.

Awal Mula Pria Jawa Tengah Jual Istri Dikuak Polisi, Suami Sudah Setahun Tawari Bini ke Orang Lain

Suami Jual Istri Seharga Rp 1,5 Juta ke Banyak Pria, Hotel Jadi Lokasi Layanan Adegan Ranjang

Cara Membuat Desinfektan Tanpa Alkohol dengan Bahan yang Mudah Didapat, Hanya Butuh Waktu 10 Menit

Minum disinfektan

Dari sisi kesehatan, meminum cairan disinfektan juga sangat berbahaya untuk tubuh manusia, selain dapat menyebabkan keracunan juga bisa berujung kematian.

"Tindakan ini dianggap berbahaya dan memberikan edukasi yang salah kepada masyarakat," kata pengadilan seperti dikutip AFP.

Aksi kedua pria itu juga sempat terekam kamera hingga viral di kalangan masyarakat Arab Saudi.

Tak hanya itu, viralnya video tersebut membuat warganet Saudi terpicu kemarahannya dan mendesak agar kedua pria tersebut segera ditangkap

Dalam perintah pengadilan, polisi harus menangkap kedua pria itu karena "telah meminum disinfektan yang tidak layak untuk konsumsi manusia".

Selain itu, juga "menyesatkan masyarakat bahwa cairan itu bisa melindungi mereka dari virus corona".

Minum Alkohol

Selain di Arab Saudi, informasi yang salah mengenai pencegahan virus corona juga terjadi di Iran.

Setidaknya 44 orang tewas akibat keracunan alkohol di Provinsi Khutzen dan Alborz, Iran. Dilansir dari ABC News, Juru Bicara Universitas Ilmu Kedokteran Universitas Ahwaz, Ali Ehsanpour mengatakan peristiwa itu terjadi karena adanya informasi yang mengatakan alkohol dapat membantu melawan virus corona.

"Beberapa warga Ahwaz telah mendengar bahwa minum alkohol dapat membantu mereka melawan virus corona, sehingga mereka menggunakannya sebagai tindakan pencegahan," kata Ali.

Banyaknya kasus infeksi virus corona di Iran, menimbulkan berbagai rumor tentang tentang sejumlah cara tak ilmiah terkait usaha melawan virus penyebab Covid-19 di media sosial.

Presiden Donald Trump Sebut Obat Malaria Bisa Sembuhkan Infeksi Virus Corona

Kapolres Pamekasan & Sejumlah Instansi Terkait Tandatangani MoU Penerimaan Anggota Polri Tahun 2020

Tingkatkan Ekspor Industri Pertanian & Perikanan, Bea Cukai Madura Gandeng Sejumlah Instansi Terkait

Di antaranya adalah minum alkohol.

Iran melarang konsumsi alkohol bagi masyarakat, namun beberapa orang kemudian membeli alkohol industri yang banyak dijual di pasar untuk tujuan sanitasi.

Setidaknya total ada 218 orang Iran yang dirawat di rumah sakit karena keracunan alkohol di pusat-pusat medis yang berafiliasi dengan Universitas Ilmu Kedokteran Ahwaz.

Jumlah yang lebih banyak dibanding mereka yang positif virus corona di wilayah Khuzestan yakni 73 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tenggak Disinfektan agar Terhindar Corona, Dua Pria Arab Saudi Ini Diburu Polisi"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved