Breaking News:

Virus Corona

Donald Trump Kirim Surat ke Kim Jong Un, Tawarkan Bantuan ke Korea Utara Kalahkan Virus Corona

Donald Trump mengirim surat berisi penawaran bantuan untuk memerangki virus corona kepada Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dan Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dalam sebuah pertemuan di wilayah keamanan bersama (JSA) Panmunjom di zona demiliterisasi (DMZ) Korea, Minggu (30/6/2019). Kedatangan Trump ke zona demiliterisasi Korea awalnya diagendakan untuk pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, namun Presiden Moon mengatakan fokus akan lebih kepada pertemuan Trump dengan Kim Jong Un. 

TRIBUNMADURA.COM, PYONGYANG - Presiden Amereika Serikat Donald Trump mengirim surat berisi penawaran bantuan untuk memerangki virus corona kepada Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

Kabar itu disampaikan oleh adik sekaligus petinggi negara, Kim Yo Jong, setelah Pyongyang menembakkan proyektil yang diduga rudal balistik jarak pendek.

Dalam keterangan yang disampaikan media pemerintah KCNA, Kim Yo Jong menuturkan Donald Trump ingin meningkatkan relasi dengan Kim Jong Un.

Andrea Dian Positif Terinfeksi Virus Corona, Kini Diisolasi Bersama 5 Pasien Lain

5 Pengakuan Aktor Detri Warmanto Positif Corona, Menantu Tjahjo Kumolo Akui Tak Merasakan Gejala

Viral Foto Alcohol Swab Digunakan untuk Membersihkan Alat Makan dan Layar HP dari Virus Corona

Di surat yang diberikan kepada Kim Jong Un, presiden 73 tahun itu menuturkan ingin bekerja sama dalam menangani penyebaran wabah.

"Presiden AS begitu terkesan dengan usaha yang diberikan ketua untuk melindungi rakyatnya dari ancaman serius virus corona," jelas Kim Yo Jong.

Hingga saat ini, negara yang menganut ideologi Juche itu belum melaporkan adanya infeksi Covid-19, dan memunculkan keraguan para ahli.

Sementara Negeri "Uncle Sam" sudah mengumumkan adanya 23.811 penularan, di mana 301 korban meninggal dari virus bernama resmi SARS-Cov-2.

Dilansir AFP maupun BBC Sabtu (21/3/2020), KCNA tidak menjabarkan kapan surat itu dikirimkan oleh orang nomor satu AS itu kepada Kim.

Kim Yo Jong mengatakan, meski surat itu memaparkan

"hubungan luar biasa" dua pemimpin, dia memperingatkan relasi lebih luas yang mencakup negara berbeda.

Halaman
12
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved