Breaking News:

Berita Sumenep

Sumenep Jadi Daerah Tertinggi Jumlah Calon Jemaah Haji yang Telah Lunasi Biaya Haji 2020 di Madura

Ada ratusan Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Sumenep yang sudah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
ilustrasi - 

Ada ratusan Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Sumenep yang sudah  melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sebanyak 178 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, Madura, melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) mulai tanggal 19 - 20 Maret 2020.

Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Sumenep, Moh Rifai Hasyim menyampaikan, data 178 orang ini dari jumlah sebanyak 642 CJH yang telah melunasi BPIH reguler tersebut.

"Angka tersebut tertinggi dari empat kabupaten di Madura," kata Moh Rifai Hasyim, Senin (23/3/2020).

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sampang Tutup Semua Pelayanan Sementara Waktu Karena Virus Corona

Alun-Alun Kota Batu Ditutup Karena Virus Corona, Ini Ancaman Bagi Warga yang Ketahuan Libur di Sana

Info Hasil Tes SKD CPNS 2019 di Pamekasan, Lihat Namamu Apakah Masuk Daftar Peserta Lolos ke Tes SKB

Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2019 di Sampang, Simak Daftar Nama yang Lolos ke Tes SKB di Sini

Penunasan BPIH ini katanya, terus berjalan hingga pada tanggal 17 April 2020 mendatang untuk CJH.

Sedangkan jumlah biaya BPIH pada 2020 ini, katanya, sebanyak Rp 37.577.602.

Bagi setiap CJH yang sudah memiliki porsi haji tahun 2020 dapati melakukan pembayaran pada perbankan.

Setelah itu katanya, berkas pelunasan untuk CJH disetorkan pada Kemenag Sumenep pada setiap jam kerja.

Moh Rifai Hasyim mengimbau, bagi CJH tidak terpengaruh pada isu penundaan pemberangkatan akibat virus corona atau Covid-19.

Sebab sampai saat ini katanya, belum ada keputusan resmi dari Pemerintah.

"Dari itu kami minta pada CJH untuk melunasinya dan tidak terpengaruh pada isu," harapnya.

Meskipun Covid-19 ini sudah mendunia dan bahkan di Indonesia katanya, pihaknya minta CJH tidak merasa panik.

"Memang sudah mendunia virus corona ini, tapi tidak harus panik," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved