Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Madura

Sejumlah Cafe di Pamekasan Pilih Tutup dan hanya Layani Pesanan Online, Antisipasi Virus Corona

Sejumlah cafe di Kabupaten Pamekasan memilih tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Café Cozy di Jalan Jokotole, Kabupaten Pamekasan, Selasa (24/3/2020), 

Sejumlah cafe di Kabupaten Pamekasan memilih tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Sejumlah cafe di Kabupaten Pamekasan memilih tutup dan tidak menerima tamu.

Penutupan sejumlah cafe itu dilakukan pemilik sebagai upaya antisipasi penyebaran virus corona di Kabupaten Pamekasan.

Pantauan TribunMadura.com, cafe di Kabupaten Pamekasan yang tutup di antaranya Café Cozy di Jalan Jokotole, Bani Café  di Jalan Kesehatan.

Pelamar Bintara Polri di Pamekasan Diimbau Tak Percaya Tipu Daya Oknum yang Janji Bantu Kelulusan

Hasil Lab Pasien yang Meninggal di RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Sudah Keluar, Ini Hasilnya

Pemkot Surabaya Terapkan Aturan Shift Kerja ASN Satu Hari Dinas, Satu Hari Kerja di Rumah

Kemudian, ada Café Singa Batu di Jalan Jokotole dan Kafe Mark Us di Jalan Kemuning yang juga memilih tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Di depan Bani Kafe terpampang banner pengumuman jika manajemen menutup sementara Bani Café dan Bani Fitness Centre sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Sementara di Café Singa Batu, tertempel lembaran Maklumat Kapolri dan tidak ada penjelasan kapan cafe itu akan buka.

Manager Cafe Cozy, Arun mengatakan, ada pengunjung antara 100 hingga 200 orang yang setiap harinya datang ke tempat kerjanya.

Namun, manajemen Cafe Cozy terpaksa menutup cafe sementara sebagai upaya pencegahan virus corona.

Meski begitu, kata dia, Cafe Cozy menyediakan layanan pemesanan secara online melalui ojek online.

Diungkapkan, untuk mengatasi agar tidak berdampak buruk pada karyawannya, maka sebagian karyawan masuk dan sebagian di rumahkan, namun bergantian.

Artinya, tidak selamanya mereka dirumahkan. Tetapi masuk waktunya bergantian.

“Sampai kapan dibuka kembali kafe ini, tergantung kondisi dan situasi nanti dan tergantung dari pihak berwenang,” ungkap Arun.(sin)

530 Warga Bangkalan Kategori ODR, Masyarakat Diminta Disiplin Social Distancing Cegah Virus Corona

Pemkab Bangkalan Sapu Jalur Protokol Pakai 25 Ribu Liter Disinfektan Cegah Penyebaran Virus Corona

Benarkah Orang yang Sembuh dari Virus Corona Bisa Alami Kerusakan Paru-Paru? Ini Penjelasan Peneliti

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved