Pilkada Sumenep 2020

Imbas Corona, KPU Kabupaten Sumenep Tunda Sejumlah Tahapan Pilkada Sumenep 2020

Rafiqi Tanzil mengatakan, penundaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep sesuai dengan hasil dari rapat pleno pada tanggal 23 Maret 2020.

Imbas Corona, KPU Kabupaten Sumenep Tunda Sejumlah Tahapan Pilkada Sumenep 2020
Tribunnews.com
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 di Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep menunda tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Penundaan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Komisioner KPU Kabupaten Sumenep, Rafiqi Tanzil mengatakan, penundaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep ini sesuai dengan hasil dari rapat pleno pada tanggal 23 Maret 2020.

Hasil dati rapat pleno tersebut katanya, dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor 114 tertanggal 23 Maret 2020 setelah menindaklanjuti SE KPU RI dengan Nomor Surat 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang penundaan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Ibu Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020.

Warganya Ngeyel Keliaran di Luar Rumah saat Wabah Corona,Wali Kota Ini Keliling Sambil Teriak-teriak

Pemkab Sumenep Siapkan Ruangan Khusus di Gedung Islamic Center untuk Tangani Pasien Covid-19

Terlilit Biaya Persalinan, Papa Muda asal Bojonegoro Nekat Gelapkan Regulator Gas Elpiji Perusahaan

"Keputusan menunda tahapan Pilkada di Sumenep ini sesuai dengan hasil rapat pleno pada hari Senin 23 Maret 2020 malam," kata Rafiqi Tanzil, Rabu (25/3/2020).

Menurutnya, sampai sekarang ini masih ada 16 tahapan yang harus dilalui KPU Kabupaten Sumenep sebelum pemungutan suara nanti.

Tahapan yang terdekat katanya, yakni pengadaan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP).

"Saat ini, tahapan rekrutmen PPDP itu sudah ditunda. Untuk jadwal tahapan PPDP selanjutnya kami belum dapat memastikan jadwalnya. Kami menunggu dari KPU RI," katanya.

Menurutnya, pembentukan PPDP itu akan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret - 15 April 2020.

Sedangkan Coklit akan dilaksanakan pada tanggal 18 April - 17 Mei 2020.

Rafiqi Tanzil mengatakan, jika beberapa tahapan sudah dilakukan dan termasuk pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) yang sudah dilaksanakan pada hari Minggu (22/3/2020) lalu.

Curhatan Pasien Muda Rasakan Gejala Awal Virus Corona, ‘Batuk Parah Jadi Takut’, Lihat Nasibnya Kini

Viral Video Pembuatan Hand Sanitizer dengan Campuran Alkohol Berkonsentrasi 95 Persen dan 96 Persen

Bagaimana Hand Sanitizer, Sabun dan Air Hangat Mampu Melawan Covid-19? Begini Penjelasan Ahli Virus

"Terkait panitia pemungutan suara (PPS) yang ditetapkan pada tanggal 22 Maret 2020 lalu, sejak SE ini dikeluarkan, maka KPU Sumenep menunda masa kerja PPS," katanya.

Untuk tahapan Pemutakhiran Daftar Pemilih yang akan dilakukan pada tanggal 23 Maret - 17 April 2020 juga akan dilakukan hal yang sama, yaitu akan ditunda dan hingga ada informasi lanjutan dari KPU RI.

"Intinya yang ditunda sesuai dengan SE KPU RI adalah tahapannya. Kalau pelaksanaan pencoblosan, sampai saat ini belum ada perubahan. Semoga dengan penundaan ini, Virus Corona terus diantisipasi," katanya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved