Virus Corona di Indonesia

Kemenag Larang Masyarakat Awam di Indonesia Memandikan Jenazah Pasien Covid-19

Adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga mendapat respons dari Kementerian Agama, khususnya dalam hal proses memandikan jenazah.

Kemenag Larang Masyarakat Awam di Indonesia Memandikan Jenazah Pasien Covid-19
Ilustrasi/Tribun Video
Ilustrasi memandikan jenazah 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Angka kasus infeksi virus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan sejak kasus pertama dikonfirmasi pada 2 Maret.

Hingga Selasa (24/3/2020) sore kemarin, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, total ada 686 kasus Covid-19 di Indonesia.

Angka tersebut bertambah 107 dari data sebelumnya. Ia juga mengumumkan, terdapat total 55 pasien meninggal dan total sembuh 30 pasien.

Adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga mendapat respons dari Kementerian Agama, khususnya dalam hal proses memandikan jenazah.

Kementerian Agama Kota Malang mengimbau masyarakat awam agar tidak mengikuti proses memandikan jenazah pasien positif Covid-19 atau virus corona.

Proses memandikan jenazah pasien positif virus corona hanya boleh dilakukan oleh profesional atau petugas kesehatan.

“Petugas juga harus melindungi diri dengan alat pelindung kesehatan, yakni sarung tangan, masker dan disinfektan agar tak tertular virus corona dari jenazah,” ujar Humas Kementerian Agama Kota Malang, Burhanudin, Rabu (25/3/2020).

Burhanudin mengatakan, jenazah pasien positif corona dimakamkan tidak lebih dari empat jam sejak dinyatakan.

Penguburan wajib berjarak 50 meter dari sumber air tanah.

“Dan berjarak dengan pemukiman harus 500 meter,” ucap dia.

Burhanudin menambahkan jenazah pasien positif corona juga harus dikubur di kedalaman 1,5 meter dan ditutup tanah minimum satu meter.

Keluarga hanya diperbolehkan mengikuti proses salat jenazah.

“Itu pun ketika proses pemulasaran sudah selesai,” katanya.

Burhanudin meminta masyarakat menaati tata cara pemulasaran sesuai instruksi Kemenag. Agar, penularan virus corona dari jenazah dapat dicegah.

Cegah Covid-19, Sanitizer Chamber Tersedia di Ruang Publik Surabaya, Mulai dari KBS-Taman Bungkul

Ujian Nasional 2020 Ditiadakan Akibat Pandemi Corona, Penentuan Kelulusan Siswa dari Akumulasi Rapor

Ketua RT 5 Kelurahan Bareng Kota Malang Meninggal Dunia Saat Ikut Kegiatan Penyemprotan Desinfektan

UPDATE TERBARU Pasien Covid-19 di Kabupaten Sumenep, 12 ODP Berstatus Rawat Jalan

Imbas Corona, KPU Kabupaten Sumenep Tunda Sejumlah Tahapan Pilkada Sumenep 2020

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved