Wabah Virus Corona
Museum Mandhilaras Pamekasan Ditutup Sementara dan Disemprot Desinfektan, Imbas Wabah Virus Corona
Museum Mandhilaras adalah salah satu tempat wisata sejarah di Pamekasan yang saat ini ditutup, Rabu (25/3/2020).
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Menghadapi dampak virus corona, membuat lokasi wisata sejarah yang ada di Kabupaten Pamekasan, Madura terpaksa ditutup sementara waktu.
Museum Mandhilaras adalah salah satu tempat wisata sejarah di Pamekasan yang saat ini ditutup, Rabu (25/3/2020).
Selain ditutup, museum tersebut saat ini juga disemprot cairan desinfektan.
Penyemprotan desinfektan itu disemprotkan ke beberapa sudut ruangan Museum Mandhilaras.
• Rusia Lepas Singa Demi Jaga Warganya Tak Keluar Rumah di Tengah Virus Corona, Begini Sebenarnya
• Karyawan Terkena PHK di Tengah Virus Corona, Pemerintah Akan Berikan Pesangon, Simak Rinciannya
Tidak hanya dilakukan penyemprotan, museum yang menyimpan sejumlah barang peninggalan situs sejarah itu juga dilakukan pembersihan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Penutupan Museum Mandhilaras dilakukan seiring dengan instruksi surat edaran Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam yang menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun kegiatan di lingkungan perkantoran untuk sementara.
Penyemprotan cairan desinfektan kali ini diawali dari halaman luar museum.
Lalu masuk ke ruang administrasi tamu, ruang penyimpanan koleksi dan ruang pamer.
Selain itu pula, ruang perkantoran museum, seluruh area halaman, termasuk kamar mandi juga dilakukan penyemprotan.
Kepala Disparbud Pamekasan, Achmad Sjaifuddin mengatakan, sebagai bagian dari instansi pemerintah, pihaknya harus mengikuti intruksi Pemkab setempat untuk membersihkan dan menjaga aset pemerintah dari virus corona.
Selain melakukan penyemprotan cairan desinfektan itu, pihaknya mengaku juga melakukan pemagaran di area museum yang terletak di kawasan Taman Monumen Arek Lancor tersebut.
Tujuan dipasangnya pemagaran itu agar para pengunjung dan muda-mudi di Pamekasan tidak nongkrong di area Museum Mandhilaras.
"Itu tindakan kongkrit kami untuk turut andil mencegah penyebaran virus corona," katanya kepada TribunMadura.com.
Tidak hanya itu, Achmad Sjaifuddin juga mengungkapkan, selain pihaknya melakukan penyemprotan cairan desinfektan di museum, Kantor Disparbud Pamekasan juga ikut disemprot.
Hal itu pihaknya lakukan sebagai antisipasi dini untuk mencegah penyebaran virus corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/museum-mandhilaras-pamekasan-madura-saat-disemprot-cairan-disinfektan-rabu-2532020.jpg)