Breaking News:

Wabah Virus Corona

Oknum Guru Pamekasan Sebarkan Berita Hoaks Soal Warga Postif Virus Corona, Kini Diperiksa Polisi

MS warga Kabupaten Pamekasan, Madura harus berurusan dengan polisi. Hal itu dialami setelah diketahui menyebarkan informasi hoaks via rekaman suara

KOLASE TRIBUNNEWS
ilustrasi hoax 

Dalam percakapan melalui telepon itu, keduanya membahas perihal informasi yang belum diketahui kebenarannya bahwa ada seorang warga Desa Lemper yang terkena Virus Corona.

Mendengar infromasi itu, lalu MS meminta konfirmasi ke IPVB Pademawu melalui grup WhatsApp.

Di grup WA tersebut, berdasar penuturan MS, Kepala Desa Lemper juga tergabung.

Tak disangka, dalam perbincangan grup WA itu, ada salah satu anggota IPVB Pademawu mengkonfirmasi bahwa yang bernama LH (Inisial) warga Desa Lemper memang terpapar virus corona dan sedang diisolasi di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Kemudian waktu itu juga, MS secara spontan membuat berita, dengan cara merekam suaranya memakai handphone merek Samsung J3 warna putih miliknya.

"Lalu berita tersebut dikirimkan oleh MS ke grup WA yang dia punya.

Diantaranya dikirim ke grup WA alumni SPG 85 dan juga ke grup Wilker 4 Omben. Seketika berita melalui rekaman suara itu langsung viral dan menyebar kemana-mana," kata Ipda Suyanto kepada sejumlah media.

Ipda Suyanto juga mengaku, semalam pihaknya sudah mengecek dan mengkonfirmasi langsung kepada Kepala Desa Lemper perihal berita rekaman suara yang beredar viral tersebut apakah benar atau tidak. 

Dengan tegas, kata dia, Kepala Desa Lemper menyatakan tidak benar informasi yang beredar tersebut.

"MS sudah minta maaf khususnya kepada masyarakat Pademawu, Kepala Desa Lemper, juga ke seluruh masyarakat Pamekasan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved