Breaking News:

Antisipasi Virus Corona Madura

Pemkab Sumenep Siapkan Ruangan Khusus di Gedung Islamic Center untuk Tangani Pasien Covid-19

Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan sebuah tempat atau ruangan khusus sebagai antisipasi darurat di gedung Islamic Center Sumenep.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim saat berada di Gedung Islamic Center Sumenep, Selasa (24/3/2020). 

Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim mengatakan, memilih gedung Islamic Center ini ada benerapa pertimbangan dan salah satunya tempat tersebut jauh dari lokasi keramaian.

"Semuga ruangan yang sudah kita siapakan ini tidak terpakai," kata Abuya Busyro Karim, Selasa (24/3/2020).

Terlilit Biaya Persalinan, Papa Muda asal Bojonegoro Nekat Gelapkan Regulator Gas Elpiji Perusahaan

Curhatan Pasien Muda Rasakan Gejala Awal Virus Corona, ‘Batuk Parah Jadi Takut’, Lihat Nasibnya Kini

Harapan Sule Dapat Calon Istri yang Penyayang Seperti Ashanty, Anang Hermansyah: Gak Boleh Buru-buru

Dalam dua ruangan itu, terlihat fasilitas dengan jumlah 20 bed cadangan dan jaraknya 1,5 meter.

Abuya Busyro Karim mengaku, sudah meniapkan petugas yang sudah terjadwal.

"Petugasnya dari bidang dokter, perawat, Satpol PP dan personel dari kepolisian," katanya.

Di tempay yang sama, Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19 Kabupaten Sumenep, dr. Andri Dwi Wahyudi mengatakan tempat yang sudah disediakan fasilitasnya sesuai stadart ruang rawat inap.

"Fasilitasnya standart ruang rawat inap, maksudnyabruang rawat inap isolasi," kata dr. Andri Dwi Wahyudi.

Menurutnua, dua ruang isolasi tersebut tidak bisa disamakan dengan di rumah sakit. Tapi pihaknya mengaku akan dikondisikan seaman dan selayaknya rumah sakit pada umumnya.

Viral Video Pembuatan Hand Sanitizer dengan Campuran Alkohol Berkonsentrasi 95 Persen dan 96 Persen

Kisah Memilukan Dokter RSUD dr Soetomo Positif Corona: Tertular Pasien yang Bersin Tanpa Masker

Bagaimana Hand Sanitizer, Sabun dan Air Hangat Mampu Melawan Covid-19? Begini Penjelasan Ahli Virus

Untuk alat - alat kesehatan yang semtandart ruang rawat inap itu katanya, seperti diantaranya ada fasilitas bed, alat pemeriksaan, oksigen, obat-obatan dan petugas.

Untuk diketahui, Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim menyebut jumlah warga Sumenep yang masuk kategori Orang Dalam Resiko (ODR) covid-19 sebanyak 690 orang dan masuk dalam ketegori ODP sebanyak 12 orang.

"Untuk kategori Pasien Dalan Pengawasan (PDP) di Sumenep tidak ada," kata Abuya Busyro Karim.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved