Wisata dan Hiburan di Pamekasan Ditutup

Tempat Wisata Pantai Jumiang di Pamekasan Sudah Tutup Sejak Empat Hari Lalu Akibat Virus Corona

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan mengeluarkan instruksi untuk menutup sementara waktu tempat wisata demi mencegah virus corona.

Tempat Wisata Pantai Jumiang di Pamekasan Sudah Tutup Sejak Empat Hari Lalu Akibat Virus Corona
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Wisata Pantai Jumiang Pamekasan, Madura. 

Tempat Wisata Pantai Jumiang di Pamekasan Sudah Tutup Sejak Empat Hari Lalu Akibat Virus Corona

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pamekasan sudah mengeluarkan instruksi untuk menutup sementara waktu seluruh tempat wisata demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Instruksi itu diberikan melalui surat edaran nomor 430/79/432.320/2020 perihal Tindak Lanjut Imbauan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dan Penutupan Sementara Tempat Wisata dan Hiburan Pamekasan.

Tempat wisata Pantai Jumiang hingga Pantai Talang Siring di Kabupaten Pamekasan ditutup untuk sementara waktu.

Ketua Pokdarwis Pantai Jumiang, Supriyadi mengatakan, tempat wisata yang dikelola pihaknya sudah ditutup sejak Minggu (22/3/2020).

Penutupan itu dilakukannya menindaklanjuti Maklumat dari Kepala Polisi Republik Indonesia tanggal 19 Maret 2020, nomor: Mak/II/3/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19).

Bocoran Mantan Pasien Covid-19 Soal Obat yang Bisa Cegah Virus Corona, Anang: Masyarakat Harus Tahu!

Putus Rantai Penyebaran Corona, Pengelola Pantai Talang Siring Tutup Sementara Tempat Wisata

Beredar Kabar Soal Jembatan Suramadu Ditutup karena Virus Corona, Kapolres Bangkalan: Itu Hoaks

Dia mengaku, bila saat ini Disparbud Pamekasan mengeluarkan surat edaran untuk menutup tempat Wisata Pantai Jumiang sampai batas yang belum ditentukan, pihaknya siap mematuhi.

"Mulai Minggu kemarin itu sudah ditutup wisata di sini. Termasuk para penjual di atas bukit Pantai Jumiang juga dilarang berjualan," kata Supriyadi kepada TribunMadura.com, Kamis (26/3/2020).

Supriyadi melanjutkan, untuk saat ini semua pekerja Kelompok Sadar Wisata Pantai Jumiang diberhentikan sementara.

Sebagai alternatif lain, para Pokdarwis ini kata dia, sebagian ada yang melaut dan sebagian pula ada yang berdagang serta bertani.

Biasanya, menurut Supriyadi, setiap hari libur (Sabtu-Minggu) pengunjung Pantai Jumiang bisa mencapai 400 pengunjung, dengan tarif setiap pengunjung membayar karcis Rp 2 ribu rupiah.

Cegah Penyebaran Corona, Polres Pamekasan Semprot 6.000 Liter Cairan Disinfektan di Jalan Raya

Bilik Sterilisasi Bakal Disebar di Sejumlah Ruang Publik dan Kelurahan untuk Cegah Penyebaran Corona

BREAKING NEWS: Tempat Wisata dan Hiburan di Pamekasan Tutup Sementara Guna Antisipasi Virus Corona

"Saat diperintahkan untuk ditutup sementara tidak ada para pedagang yang mengeluh. Semua mematuhi," ujarnya.

Lebih lanjut Supriyadi berharap semoga wabah virus corona ini segera usai agar masyarakat yang ingin melakukan aktivitas dan berwisata tidak was-was lagi.

Dia juga berharap lebaran mendatang, pengunjung Wisata Pantai Jumiang bisa membludak sebagai pengganti penutupan imbas dari wabah virus corona ini.

"Tentunya penutupan semua wisata yang dilakukan Disparbud ini adalah langkah yang tepat, demi mencegah berkumpulnya banyak orang serta mengantisipasi agar tidak terpapar virus corona," pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved