Breaking News:

Wabah Virus Corona

Lewati China, Inilah Alasan Amerika Serikat Punya Kasus Covid-19 Terbanyak, 'Trump Sangat Terlambat'

Lewati China, Inilah Alasan Amerika Serikat Punya Kasus Covid-19 Terbanyak, 'Trump Sangat Terlambat'

CRISTOBAL HERRERA/EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA
Turis masih berjalan di sepanjang jalan menuju pantai di Miami Beach di South Beach, Florida, AS, 19 Maret 2020. 

TRIBUNMADURA.COM - Secara mengejutkan, Amerika Serikat kini menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona (Covid-19) terbanyak di dunia.

Bahkan angkanya melebihi China sebagai episenter awal, Italia, juga Korea Selatan yang menjadi hotspot virus corona.

Pada Jumat (27/03/2020), data dari Worldometer menyebutkan jumlah kasus di AS adalah sebanyak 85.377.

Angka ini jauh melampaui China dengan jumlah 81.340 kasus, juga Italia dengan jumlah 80.589 kasus.

Lebih dari 1.296 warga AS meninggal dunia karena Covid-19.

Jus Jeruk Plus Kulitnya Mengandung Senyawa Hesperidin, Dipercaya Mampu Menangkal Virus Corona

Apakah Pria Berjenggot Lebih Berisiko Tertular Virus Corona? Simak Penjelasan Dokter

Beredar Foto Warga Belanja Pakai Hazmat saat APD untuk Tenaga Medis Langka di Tengah Wabah Corona

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Jeffrey Sachs, profesor sekaligus direktur dari Center of Sustainable Development di Columbia University mengatakan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara China dan AS dalam penanganan kasus corona.

“China telah memutuskan rantai virus dengan adanya lockdown yang berawal di Wuhan pada 23 Januari, dan sekarang hanya bertambah beberapa lusin kasus setiap harinya,” tutur Sachs seperti dikutip dari artikel opininya di CNN pada Jumat (27/3/2020).

Sementara itu Amerika Serikat, lanjut ia, tidak memutuskan rantai penyebaran.

“Trump sangat terlambat menangani hal ini."

Halaman
1234
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved