Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Madura

Bupati Pamekasan Ingatkan Warga Disiplin Terapkan Physical Distancing Cegah Penyebaran Virus Corona

Warga diminta disiplin terapkan physical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, Dandim 0826 Pamekasan dan Forpimda, saat memantau penutupan akses jalan menuju monumen Arek Lancor, Sabtu (28/3/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, belum ada keputusan dari pemerintah untuk lockdown di Madura hingga saat ini.

Baddrut Tamam menyebut, dibanding lockdown, Pemkab Pamekasan menerapkan physical distancing atau menjaga jarak.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

Tak Ada Lockdown Madura, Pemprov Jatim Lakukan Hal Ini Cegah Penyebaran Virus Corona di Pulau Garam

Jumlah Kasus Virus Corona di Jakarta Tinggi, Warga Pamekasan yang Merantau di Ibu Kota Pilih Mudik

Kisah Pembuka Peti Jenazah yang Terpapar Virus Corona, Mulanya Tak Tahu Ada Pasien Positif Covid-19

“Kami bersama Pak Kapolres, Pak Dandim dan semua unsur bekerja sama memerangi penyebaran Covid-19 ini," kata Baddrut Tamam di aula Polres Pamekasan, Minggu (29/3/2020).

"Usulan ini sudah kami sampaikan ke Ibu Gubernur dan beliau mendukung langkah yang kami lakukan,” sambung dia.

Baddrut Tamam menuturkan, Pemkab Pamekasan melakukan beberapa langkah berupa langkah massif sampai ke pelosok desa.

Selain itu, ia meminta kepada warga Kabupaten Pamekasan untuk menjaga jarak satu sama lain.

Agar bisa terealisasi, Pemkab Pamekasan menutup sejumlah ruas jalan.

Penyemprotan disinfektan ke beberapa titik, termasuk perkantoran, pelayanan publik, tempat ibadah, juga dilakukan pemkab.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, Dandim 0826 Pamekasan dan Forpimda, saat memantau penutupan akses jalan menuju monumen Arek Lancor, Sabtu (28/3/2020) malam.
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, Dandim 0826 Pamekasan dan Forpimda, saat memantau penutupan akses jalan menuju monumen Arek Lancor, Sabtu (28/3/2020) malam. (TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN)

Pemkot Malang Prioritaskan Tiga Golongan yang Bisa Pakai Rapid Test Virus Corona, Ini Daftarnya

Terminal Purabaya Sediakan Bilik sterilisasi, Penumpang Bakal Disemprot Disinfektan Sebelum Masuk

Lebih lanjut, Baddrut Tamam meminta kepada warga Kabupaten Pamekasan, yang kini merantau, hendaknya menunda dulu keinginannya untuk mudik.

Ia berharap warga Kabupaten Pamekasan mengutamakan keselamatan terhindar dari penyebaran virus corona selama wabah Covid-19 berlangsung.

“Akan lebih bijaksana dan lebih baik, hindari dulu.  Jika ada yang kangen dengan keluarga, lewat telepon dan video call," kata dia.

"Ini untuk membantu saudara kita agar tidak terpapar Covid-19. Namun, jika ada saudara yang terpaksa harus mudik, tolong melapor ke kami," sambung dia.

"Akan kami periksa kesehatannya. Bila ada yang sakit, kami pantau dan diberi obat dan kalau perlu dikarantina, agar mata rantai Covid-19 terputus,” tambah Baddrut Tamam.(sin)

Pemprov Jatim Perketat Pintu Masuk ke Madura, Pemasangan Tenda Drive Thru Disinfektan Disiapkan

Pedagang Pecel Lele dan Penyetan Sari Laut Diimbau Tak Mudik Lebaran untuk Antisipasi Virus Corona

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved