Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Madura

Ketua DPRD Sumenep Sebut Kebijakan Lockdown Dapat Berdampak Bagi Perekonomian Warga Madura

Keputusan lockdown dinilai akan berdampak pada kestabilan perekonomian warga Madura.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir, Jumat (20/9/2019) usai menemui massa unjuk rasa Mahasiswa. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir menilai, tidak mungkin jika Madura dilockdown untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Menurut Abdul Hamid Ali Munir, apabila lockdown dilakukan, perekonomian Madura akan kena dampaknya.

"Tidak mungkin dilakukan lockdown, karena dampaknya nanti bagi perekonomian dan maupun kepentingan daerah dengan situasi saat ini," kata Abdul Hamid Ali Munir pada TribunMadura.com, Minggu (29/3/2020).

Tak Setuju Ada Lockdown Madura, FKUB Sumenep Dukung Langkah Pemkab Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Bupati Pamekasan Ingatkan Warga Disiplin Terapkan Physical Distancing Cegah Penyebaran Virus Corona

Tak Ada Lockdown Madura, Pemprov Jatim Lakukan Hal Ini Cegah Penyebaran Virus Corona di Pulau Garam

Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, kebijakan lockdown di semua wilayah Indonesia merupakan keputusan pemerintah pusat.

Karenanya, ia yakin jika kabar lockdown Madura yang beredar di media sosial belakangan ini adalah kabar bohong.

"Bicara lockdown itu ranah pemerintah pusat. Jika pemerintah pusat memerintahkan ya laksanakan," kata dia.

"Tapi jika tidak maka daerah jangan coba-coba melakukan hal itu yang bisa menyebabkan terputusnya komunikasi daerah dengan pusat," katanya.

Abdul Hamid Ali Munir meminta pemerintah daerah terus melakukan pemantauan, sosialisai dan disediakan alat-alat pencegahan.

"Bahkan ada perintah dari pusat dana DD dan ADD itu peruntukannya untuk padat karya dan bisa membantu untuk pencegahan covid-19, itu sudah jelas," katanya.

Pintu Masuk Jembatan Suramadu Diperketat, Tiap Lampu Lalu Lintas Dipasang Disinfektasi Drive Thru

Gubernur Khofifah Pastikan Kabar Adanya Lokcdown Madura di Tengah Wabah Virus Corona Tidak Benar

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved