Berita Pamekasan

Dokter di Pamekasan Tega Gugat Cerai Istri Sah Gara-Gara Orang Ketiga, Begini Kronologinya

Timbulnya polemik suaminya minta cerai dengan dirinya, bermula saat Siti Chotimah melaporkan perbuatan suaminya ke Kantor Dinas Kesehatan Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Siti Chotimah (kiri) saat bersama Kuasa Hukumnya, A Tajul Arifin (kanan) setelah melakukan persidangan di Kantor Pengadilan Agama Pamekasan, Madura, Senin (30/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Siti Chotimah, warga Kelurahan Lawangan Daya, Kabupaten Pamekasan, Madura datang ke ruang sidang Kantor Pengadilan Agama ditemani Kuasa Hukum dan seorang anak perempuannya, Senin (30/3/2020).

Perempuan berusia 49 tahun tersebut menghadiri sidang dengan agenda pembuktian 'Rekonvensi Perkara Gugatan Cerai'.

Dalam agenda sidang tersebut, Siti Chotimah menghadirkan dua saksi.

Namun saat itu, saksi yang datang hanya satu orang saja, yakni Evi Febriani yang merupakan keponakan dari dr. Syaiful Taufan (suami Siti Chotimah).

Usai menjalani persidangan, Siti Chotimah langsung dihampiri oleh sejumlah media.

Kepada sejumlah media, Siti Chotimah mengatakan, sekian lama dia dan empat anaknya ditinggal oleh Syaiful Taufan (suami) sejak datang orang ketiga.

Menurut dia, suaminya lebih memilih orang ketiga itu yang mengaku bernama Euis Junainah.

Berdasar penuturan Siti Chotimah, hubungan suaminya dengan Euis sudah berlangsung kisaran tujuh tahun.

Hanya saja, suaminya yang meminta cerai kepada dirinya, saat hubungan suaminya dengan Euis berlangsung sekitar lima tahunan.

"Dua tahun setelah ketahuan selingkuh dengan perempuan itu, Syaiful Taufan minta cerai dengan saya," kata Siti Chotimah dengan suara yang lirih.

Timbulnya polemik suaminya minta cerai dengan dirinya, bermula saat Siti Chotimah melaporkan perbuatan suaminya ke Kantor Dinas Kesehatan Pamekasan.

Kala itu, laporan yang disampaikan dirinya kepada pihak Dinkes Pamekasan atas tuduhan suaminya selingkuh dengan perempuan lain serta tidak menafkahi dia dan anak-anaknya.

"Karena saya melaporkan dia ke pihak Dinas Kesehatan Pamekasan kalau dia selingkuh, lalu dia minta cerai dengan saya," ujarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved