Breaking News:

Dua Pasang Pelajar SMA Tanpa Busana Digerebek Satpol PP, Alasan Kerja Kelompok Saat Izin Orang Tua

Alasan buat PR ke orangtua, sejumlah ABG yang masih berstatus pelajar ini malah kedapatan tak berbusana dengan pacarnya.

Editor: Aqwamit Torik
DragonImages
ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM - Seluruh sekolah diimbau untuk belajar di rumah.

Namun, beberapa pasangan pelajar ini malah asyik bermesraan di kamar kos.

Saat digerebek, mereka ditemukan tanpa busana.

Ada dua pasang pelajar yang ditemukan dalam satu kamar kos.

Alasan mereka juga cukup unik.

Sejumlah pelajar di Kalimantan Selatan digerebek oleh petugas di sebuah indekos.

Daftar Harga Terbaru HP Xiaomi di Bulan April 2020, Mulai Redmi, Mi, Pocophone hingga Black Shark

Empat Warga Nganjuk Positif Terjangkit Virus Corona setelah Ikut Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Para pelajar yang digerebek tersebut pucat saat para petugas meminta mereka keluar indekos.

Alasan buat PR ke orangtua, sejumlah ABG yang masih berstatus pelajar ini malah kedapatan tak berbusana dengan pacarnya.

Warga dan Satpol PP di Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru, Kalsel mengerebek pasangan diduga melakukan perbuatan mesum, Rabu (1/4/2020) siang.

 Pasangan dengan inisial AB (19) dan AF (18) digerebek dalam kondisi tanpa busana hanya bisa pasrah.

Mereka mengaku belum sempat melakukan hubungan badan.

Kasatpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman, melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat, mengatakan, yang perempuan mengaku sebagai pelajar di salah satu SMK di daerah lain, sedangkan yang lelaki, mengaku sudah lulus sekolah.

Dari pengakuan keduanya kepada petugas, pasangan remaja ini memang mengakui mau melakukan hubungan intim di indekos tersebut.

"Mereka berdalih belum sempat melakukan," kata Yanto.

Dikira warung nasi, rumah di Blitar ini menawarkan fasilitas kamar kawin untuk pasangan bukan suami istri dan akhirnya digerebek polisi, Senin (16/12/2019) malam.
Ilustrasi (gambar tak terkait berita) (TRIBUNMADURA/IMAM TAUFIQ)

Spoiler Serial Komik One Piece Chapter 976, Perang di Onigashima dengan Pembuat Onar yang Berkumpul

5 Alasan Kenapa Crash Landing on You Sukses Jadi Drama Korea Populer, Penggemar Drakor Wajib Nonton

Selain mengamankan sepasang mesum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru bersama warga Kelurahan Sungai Besar juga mengamankan dua pasangan remaja lainnya.

Dua pasangan remaja lainnya yang diamankan adalah MR (19), SA (17), MN (17) dan FT (17) yang sedang berada di dalam satu kamar. 

Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat mengatakan untuk empat remaja ini masih berstatus pelajar.

"Pengakuan keempat remaja ini, mengerjakan tugas sekolah.

Mereka masih berstatus pelajar SMA," katanya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru bersama warga Kelurahan Sungai Besar mengamankan semua pasangan itu.

Selanjutnya, 6 remaja tersebut dibawa ke Kantor Satpol PP Banjarbaru untuk menjalani pemeriksaan. (*)

Penggerebekan di Tuban

Rayakan malam hari Valentine, seorang nenek bersama pacarnya ikut terjaring razia.

Mereka dirazia saat berada di sebuah hotel di Tuban.

Satpol PP TNI dan Polri menjaring pasangan kekasih yang tak bisa menunjukkan bukti nikah mereka.

Mereka lalu dibawa dan didata oleh petugas.

Satpol PP Kabupaten Tuban bersama TNI dan Polri menggelar razia di beberapa hotel di wilayah setempat, Kamis (13/2/2020), sekitar pukul 23.00 WIB. 

Razia dalam rangka hari Valentine itu menciduk lima pasangan karena tidak bisa menunjukkan surat atau dokumen nikah. 

Bahkan, dari pasangan yang diangkut tersebut ada seorang nenek bersama kekasihnya. 

Kasatpol PP Tuban, Heri Muharwanto mengatakan, razia yang dilakukan dalam rangka hari Valentine ini menyasar 12 hotel.

Namun yang mendapatkan hasil ada di 5 hotel. 

"Pasangan yang diciduk ada di lima hotel berbeda, 10 orang kita angkut ke kantor," ujar Heri kepada wartawan. 

Dia menjelaskan, lima pasangan tak halal yang diamankan yaitu Andi Suryanto (35), asal Grobogan bersama Siti Muntadiroh (38), asal Nabire, Papua. 

Lalu Supri (35) bersama Suci (42), asal Kecamatan Merakurak, Tuban. 

Kemudian, Rafi (24), asal Kecamatan Balen, Bojonegoro bersama Siti (19) asal Kecamatan Bojonegoro. 

Berikutnya, Mujirin (33) asal Kecamatan Palang, Tuban bersama Rini (33) asal Kecamatan Jenu, Tuban. 

Terakhir yaitu pasangan kakek nenek Warsono (52), bersama Sukarti (58) asal Kecamatan Widang, Tuban. 

"Ya ada kakek nenek juga yang terjaring dalam razia valentine, ada dalam sebuah kamar hotel tidak bisa menunjukkan surat nikah.

Empat pasangan muda-mudi lainnya juga kita bawa ke kantor untuk didata," pungkasnya.(nok) 

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Diimbau Belajar di Rumah, Para Pelajar Tanpa Busana Syok Digerebek di Kos, Alasannya Kerja Kelompok

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved