Antisipasi Virus Corona di Jawa Timur

Pemprov Jatim Dapat Bantuan 16 Alat Ventilator dan Didistribusikan untuk Tangani Pasien Corona

Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, bahwa alat ventilator sebagai alat bantu pernafasan kini turut menjadi alat medis yang susah dicari.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima bantuan berupa 16 unit alat ventilator dan 23 unit alat monitor tanda vital di Grahadi, Rabu (1/4/2020). 

Para pasien covid-19 ada yang membutuhkan alat ventilator maupun tidak.

Namun alat ini menjadi syarat dibangunnya ruang isolasi karena banyak pasien Covid-19 yang membutuhkan ventilator sebagai alat bantu pernafasan lantaran virus ini menyerang paru-paru.

Bupati dan Wabup Pamekasan Hibahkan Semua Gajinya untuk Relawan Covid-19

Fasilitas Pelengkap Wastafel Portabel Banyak yang Rusak dan Hilang, Begini Komentar Pemkot Surabaya

Imbas Wabah Corona dan Penutupan Jalan Darmo, Pedagang Merugi hingga 70 Persen

Ketua Gugus Kuratif Percepatan Penanganan Covid-19 di Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, bahwa alat ventilator ini akan diperbantukan untuk lima rumah sakit yang masuk dalam jaringan rumah sakit Pemprov Jawa Timur.

Yaitu RSUD Dr Soetomo Surabaya, RSUD dr Soedono Madiun, RSUD Saiful Anwar Malang juga RS Haji Surabaya dan RSJ Menur Surabaya.

“Kita akan mendistribusikan alat ventilator yang dari bantuan ini untuk lima rumah sakit. Termasuk 23 alat monitor tanda vital pasien yang disumbangkan,” tegas dr Joni Wahyuhadi.

Sebagai informasi harga alat ventilator ini cukup mahal.

Satu unit alatnya bisa diperoleh dengan harga Rp 600 juta. 

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved