Virus Corona di Jember

Bupati Faida Tutup Seluruh Pasar Hewan di Jember, Masih Ada Sejumlah Pedagang yang Nekat Berjualan

Bupati Jember memerintahkan Pasar Hewan ditutup untuk mengurangi berkumpulnya orang dan memutus rantai penyebaran virus corona.

Dok Polsek Sumberbaru
Pemasangan banner pengumuman penutupan Pasar Hewan Yosorati Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jumat (3/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Pandemi virus corona atau Covid-19 berdampak pada Pasar Hewan di Kabupaten Jember.

Bupati Jember, Faida, memerintahkan Pasar Hewan ditutup untuk mengurangi berkumpulnya orang dan memutus rantai penyebaran virus corona.

Pasar Hewan di Kabupaten Jember yang ditutup di antaranya, pasar burung dan pasar hewan mingguan yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Pemprov Jatim Siapkan Rp 2,384 Triliun Penanganan Covid-19, Masyarakat Perkotaan Dapat Prioritas

10 Warga Lamongan Positif Virus Corona, Didominasi Petugas Haji yang Ikut Pelatihan di Surabaya

Pasar Kapasan Surabaya Ditutup selama 14 Hari, Ada Satu Orang yang Dikabarkan Positif Virus Corona

"Untuk pasar tradisional ada pembatasan waktu operasional, tetapi untuk pasar hewan ditutup sementara," kata Faida, Jumat (3/4/2020).

"Ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," sambung dia.

Terdapat sejumlah pasar hewan di Kabupaten Jember.

Dari penelusuran Surya ( grup TribunMadura.com ), setidaknya ada 11 pasar hewan di kecamatan yang terkenal.

Pasar hewan ini beroperasi setiap pekan, dan selalu ramai oleh pedagang dan pembeli.

Ke-11 pasar hewan di kecamatan itu adalah Passar Hewan Tempurejo, Rambipuji, Mayang, Kalisat, Ambulu, Tanggul, Kencong, Bangsalsari, Ajung, Sumberbaru, dan Kamisan Kecamatan Puger.

Sedangkan di kawasan kota Jember, ada pasar hewan khusus, seperti pasar burung dan ikan hias.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved