Breaking News:

Virus Corona di Madura

Dalam Sepekan, Ada 10.890 Warga yang Mudik ke Pulau Madura, Didominasi Menuju Kabupaten Bangkalan

Sebanyak 10.890 penumpang dengan menggunakan 322 bus yang masuk Terminal Bangkalan dalam sepekan terakhir.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Bus AKDP dan AKAP terus berdatangan di Terminal Bangkalan, Jumat (3/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19, gelombang arus mudik menuju Pulau Madura terus berdatangan dari sejumlah daerah.

Dalam sepekan terakhir, tercatat sebanyak 10.890 penumpang dengan menggunakan 322 bus yang masuk Terminal Bangkalan hingga Jumat (4/3/2020).

"Dari jumlah 10.890 penumpang itu, sebanyak 4.546 warga di antaranya adalah tujuan Kabupaten Bangkalan," ungkap Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Ariek Moein kepada Surya ( grup TribunMadura.com ).

Ribuan Warga Jawa Timur Jalani Rapid Test Covid-19, Ada 97 Orang Terdeteksi Positif Virus Corona

Darurat Penyebaran Covid-19, Masa Libur Siswa di Sumenep Madura Diperpanjang hingga 22 April 2020

Pemkab Pantau Warga yang Mudik ke Pamekasan, Pemantauan Khusus Dilakukan hingga ke Pelosok Desa

Di terminal kota yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta itu, semua penumpang wajib turun dan melewati bilik disinfektan, pemeriksaan suhu tubuh, dan cuci tangan.

"Semua bus terpantau, kalau kendaraan pribadi tidak. Di terminal tidak ada yang suspect Covid-19, hasil cek suhu tubuh menunjukkan angka di bawah 37 derajat," pungkasnya.

Seperti diketahui, pers rilis Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan yang disampaikan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bangkalan menyebutkan, saat ini tengah melakukan isolasi di RSUD Syamrabu terhadap pasien terpapar Covid-19 yang datang dari Jakarta dengan mobil pribadi.

Dari hasil Rapid Test menunjukkan gambaran resisten obat (RO) Tuberculosis (TBC) dan Pneumonia (radang paru-paru).

Kemudian, hasil swab tenggorokan warga Kecamatan Blega itu menyatakan PCR positif.

Hal serupa juga menimpa tenaga kesehatan yang bertugas sebagai Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) asal Kecamatan Klampis.

Warga Luar Kota Diimbau Tak Masuk ke Surabaya Sementara Waktu, Hanya Kalangan Ini yang Diizinkan

Pemkab Instruksikan Semua Kades di Sumenep Alokasikan DD dan ADD untuk Upaya Pencegahan Covid-19

Rapid test menunjukkan reaktif atau positif terpapar Covid-19. Ia terpapar karena salah satu petugas TKHI Provinsi Jawa Timur ada yang terkonfirmasi Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved