Breaking News:

Virus Corona di Tulungagung

Pemilik Warung Kopi di Tulungagung Bisa Tetap Buka Operasional, Sejumlah Syarat Ini Wajib Dipenuhi

Pemilik Warung Kopi di Kabupaten Tulungagung bisa tetap buka operasional dengan sejumlah syarat ketat.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
ilustrasi - Pemilik Warung Kopi di Tulungagung Bisa Tetap Buka Operasional, Sejumlah Syarat Ini Wajib Dipenuhi 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Para pemilik Warung Kopi di Kabupaten Tulungagung bisa menapas lega di tengah merebak wabah virus corona atau Covid-19.

Meski social distancing dan physical distancing tengah digalakkan, pemilik Warung Kopi bisa tetap buka dengan syarat ketat.

Pemilik Warung Kopi bisa buka operasional dengan syarat, wajib mematikan jaringan wifi yang menjadi daya tarik utama warkop.

Jadwal Pelaksanaan Program Pemutihan Denda Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di Jawa Timur

Bupati Faida Tutup Seluruh Pasar Hewan di Jember, Masih Ada Sejumlah Pedagang yang Nekat Berjualan

Pemprov Jatim Siapkan Rp 2,384 Triliun Penanganan Covid-19, Masyarakat Perkotaan Dapat Prioritas

Mereka juga wajib membatasi jumlah pengunjung dan mengatur bangku sebagai bentuk pelaksanaan physical distancing.

“Silakan ngopi, makan dan langsung pulang," ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, Kamis (2/4/2020).

"Tidak ada wifi sehingga berlama-lama di warkop,” sambung dia.

Setiap warkop juga diminta menyiapkan tempat cuci tangan untuk pengunjungnya.

Tempat duduk diatur berjarak sekurangnya satu meter, dan diset agar tidak bisa dipindah-pindah.

Warkop hanya boleh buka maksimal hingga puku 21.00 WIB.

“Kami akan berlakukan jam malam, di atas pukul 21.00 WIB akan kami bubarkan,” tegas AKBP Eva Guna Pandia.

AKBP Eva Guna Pandia juga mengingatkan, warkop hanya untuk orang dewasa sehingga anak-anak dilarang berada di warkop.

10 Warga Lamongan Positif Virus Corona, Didominasi Petugas Haji yang Ikut Pelatihan di Surabaya

Pasar Kapasan Surabaya Ditutup selama 14 Hari, Ada Satu Orang yang Dikabarkan Positif Virus Corona

Keberadaan anak-anak di warkop juga akan dirazia oleh petugas gabungan.

Larangan total masih diberlakukan untuk warkop yang dilengkapi dengan fasilitas karaoke.

“Semua tempat dengan fasilitas karaoke wajib sepenuhnya tutup sampai masa pandemi virus corona berakhir,” ujar EG Pandia.

Di Tulungagung yang mendapat julukan kota cethe, ada ribuan warung kopi di seluwuh wilayah.

Sebagian di antaranya memodifikasi diri dengan menambah fasilitas karaoke.

Ada pula yang menambah jaringan wifi untuk menarik pelanggan agar mau datang.

Biasanya mereka para pelajar yang menghabiskan waktu untuk main gim daring.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved