Breaking News:

Wabah Virus Corona

Kota Wuhan, China Kembali Normal Usai Lockdown 2 Bulan, Ada Kebiasaan yang Mulai Dirasa 'Aneh'

Kini, setelah hampir dua bulan harus dikarantina, kasus Covid-19 di Wuhan terus berkurang, bahkan sempat tidak ada laporan kasus baru.

NOEL CELIS / AFP
Seorang wanita (kiri) meninggalkan Pusat Perawatan Medis Wuhan, di kota Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok 

Terkadang ada bis yang lewat.

Beberapa jadwal metro (kereta) sudah dibuka walau belum normal."

"Orang-orang mengeluhkan pemeriksaan yang ketat sebelum naik metro, tetapi kami sudah terbiasa.

Setiap hari, ada orang yang berusaha keluar dari rumahnya.

Setelah kebijakan lockdown perlahan dibuka, banyak orang yang sudah tidak sabar."

"Ada yang langsung jalan-jalan ke danau, mereka memotret banyak hal.

Ada yang memposting foto di McDonalds atau Starbucks walau hanya membeli untuk dibawa pulang."

"Mereka semua gembira dan menganggap ini adalah awal menuju kehidupan normal kami."

Canggung

"Berakhirnya lockdown tidak cuma membawa kegembiraan.

Beberapa orang merasa ada pertentangan dalam diri, termasuk aku."

"Setelah hanya di rumah saja selama dua bulan, aku sudah terbiasa mengajar murid secara online, untuk keluar rumah sesekali saja untuk belanja, atau keheningan di luar jendela."

"Melangkah keluar, melihat kota kembali normal, mendengar suara bising lagi, terasa aneh.

Sebagian teman juga merasakan hal yang sama."

"Di satu sisi mereka ingin kembali ke kehidupan normal.

Di lain pihak, sangat sulit untuk kembali secara mendadak setelah kami bisa beradaptasi dengan kehidupan karantina."

"Selama wabah, kami diijinkan keluar untuk ke rumah sakit setiap 10 hari sekali untuk membawakan makanan bagi nenek yang dirawat karena stroke."

"Ketika puncak epidemi, kami selalu melihat ambulans masuk ke IGD, petugas medis dalam pakaian hazmat yang siaga."

"Kami juga sering melihat anggota keluarga sedang menangis."

"Pada tanggal 29 Maret, rumah sakit seolah sepi.

Hanya ada satu ambulans yang terparkir di luar.

Tidak ada lagi anggota keluarga yang gelisah menunggu di luar."

"Di luar kamar perawatan nenekku, dua atau tiga tenaga medis berjalan dengan santai, tak ada ketergesaan."

"Dalam perjalanan pulang, aku tidak melihat banyak orang di luar, tapi jalanan padat oleh mobil.

Taman-taman kota masih terbengkalai, rumput dibiarkan tumbuh tinggi."

"Tetapi, beberapa orang tetap duduk di sana, tak peduli dengan udara dingin."

(*)

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Kini Warga Wuhan Kembali Jalani Hidup Normal, Setelah 2 Bulan jadi 'Kota Mati' Akibat Lockdown

Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved