Virus Corona di Sumenep

Cegah Penyebaran Virus Corona, Kades Kombang Minta Perantau yang Pulang ke Sumenep Periksa Kesehatan

Para perantau yang berasal dari luar daerah memilih pulang ke kampung halaman di tengah masa social distancing akibat pandemi covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kepala Desa (Kades) Kombang, Kecamatan Talango, Kholik Asy'ari. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Para perantau yang berasal dari luar daerah memilih pulang ke kampung halaman di tengah masa social distancing akibat pandemi covid-19.

Para perantau tersebut tengah mengalami keadaan yang terdesak di kota rantaunya.

Namun, perantau yang pulang ke kampung halamannya dikhawatirkan membawa virus corona atau Covid-19.

Sejumlah daerah melakukan antisipasi untuk menangkal virus corona atau Covid-19, tak terkecuali seperti di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura.

Bupati Sampang Geram Temukan Satu TKW Tidak Terdata di Posko Covid-19 Kecamatan Karang Penang

DPRD Pamekasan Serahkan Bantuan APD Baju Hazmat untuk Tenaga Medis di RSUD Dr H Slamet Martodirdjo

Dampak Pandemi Covid-19, Bazar Takjil Ramadhan di Sampang Ditiadakan

"Antisipasi Covid-19, kami mengimbau jika ada yang baru balik dari luar negeri atau daerah rantau yang pulang kampung, dimohon kesadarannya periksa kesehatan ke puskesmas terlebih dahulu," kata Kepala Desa (Kades) Kombang, Kecamatan Talango, Kholik Asy'ari pada TribunMadura.com, Rabu (8/4/2020).

Kholik Asy'ari mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah - langkah untuk mengantisipasi Covid-19 di wilayahnya.

Mantan aktivis HMI Jakarta ini menegaskan, bagi warga yang baru datang dari daerah zona merah untuk tidak keluar rumah selama 14 hari.

Ia mengakui, warganya rata-rata banyak merantau ke Jakarta demi ekonomi.

"Kami imbau, warga yang baru datang sementara jangan keluar dulu sampai 14 hari untuk karantina di rumah secara mandiri demi kebaikan kita bersama," kata kades yang sudah menjabat tiga periode ini.

Selain itu, warga diminta untuk tenang dan tidak panik di tengah pandemi Covid-19 ini, namun tetap waspada dan jaga jarak.

3 Daerah di Jatim Masih Bertahan di Zona Hijau Corona, Ini Analisa Ketua Rumpun Kuratif Covid-19

Hari Ini Pengumuman SNMPTN 2020, Universitas Brawijaya Akan Terima 4300 Mahasiswa Baru

Sedang Duduk di Bangku Terminal, Tiba-tiba Gadis 17 Tahun Kejang-kejang, Penyebabnya Mabuk Arak

"Masyarakat tetap tenang, jangan panik dan tetap waspada. Menjaga perilaku hidup sehat dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas," katanya.

Untuk diketahui informasi peta sebaran covid-19 se-Kabupaten Sumenep pertanggal 8 April 2020 pukul 07.00 WIB.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 17003 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 49 orang, 14 hari selesai pemantauan sehat tanpa gejala sebanyak 64 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) nihil, dan kasus konfirmasi covid-19 nihil.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved